USM dan UKM Jadi Magnet Mahasiswa Berprestasi dari Indonesia
- 24 Jun 2026 13:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Prestasi USM dan UKM dalam THE Impact Rankings 2026 meningkatkan minat pelajar Indonesia untuk kuliah di Malaysia.
- Biaya pendidikan yang terjangkau dan kualitas akademik berstandar global menjadi daya tarik utama.
- USM dan UKM memperkuat kolaborasi internasional serta menyediakan layanan pendukung bagi mahasiswa Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Prestasi USM dan UKM dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026 turut meningkatkan minat pelajar Indonesia. USM dan UKM menjadi dua kampus yang banyak diminati mahasiswa Indonesia.
Kualitas pendidikan dan biaya yang kompetitif menjadi daya tarik utama. Kedekatan budaya juga memudahkan proses adaptasi mahasiswa.
Chief Marketing Officer Education Malaysia Global Services (EMGS) Shahrill Sabarudin mengatakan Malaysia menawarkan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau. Faktor tersebut menjadi pertimbangan penting calon mahasiswa.
"Kos pengajian di Malaysia jauh lebih rendah berbanding banyak negara maju. Namun kualitas akademiknya tetap diiktiraf dunia," kata Shahrill saat podcast bersama Pro 3 RRI, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.
Selain biaya, prestasi kampus Malaysia turut meningkatkan minat pelajar Indonesia. Banyak universitas berhasil meraih pengakuan internasional dalam berbagai pemeringkatan.
Shahrill menilai mahasiswa saat ini mempertimbangkan dampak pendidikan bagi masyarakat. Mereka tidak hanya mengejar gelar akademik semata.
"Pelajar hari ini melihat bagaimana ilmu mereka boleh memberi manfaat kepada masyarakat. Itu menjadi pertimbangan penting ketika memilih universiti," ujarnya.
USM dan UKM juga memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi internasional. Langkah tersebut membuka peluang pengembangan kompetensi global mahasiswa.
Direktur University Sustainability Office Universiti Sains Malaysia (USM) Normaliza Abdul Manaf mengatakan kolaborasi menjadi bagian penting pendidikan modern. Kampus harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas.
"Kami mempunyai kerjasama erat bersama kerajaan, industri dan komuniti. Pendekatan ini membantu menghasilkan impak yang lebih besar," kata Normaliza.
Di UKM, mahasiswa internasional mendapat dukungan melalui pusat layanan khusus. Fasilitas tersebut membantu proses akademik maupun adaptasi sosial.
"Kami mengalu-alukan kedatangan pelajar Indonesia ke UKM. Hubungan pendidikan Malaysia dan Indonesia sangat akrab serta produktif," kata Rektor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Khairul Nizam Abdul Maulud. (Agnes Claudia Ohoira).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....