USM dan UKM Berprestasi Dunia lewat Dampak Nyata untuk Masyarakat

  • 24 Jun 2026 13:43 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • USM dan UKM masuk jajaran kampus terbaik dunia dalam THE Impact Rankings 2026, berkat kontribusi terhadap SDGs.
  • UKM menempati peringkat ketujuh dunia, dengan fokus penelitian yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
  • USM berada di peringkat kelima dunia dan nomor satu SDG 17, melalui penerapan keberlanjutan dalam seluruh aktivitas kampus.

RRI.CO.ID, Jakarta - Universiti Sains Malaysia (USM) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) kembali menorehkan prestasi global. Kedua kampus meraih posisi bergengsi dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026.

Pemeringkatan tersebut menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. Penilaian berfokus pada dampak nyata yang diberikan kepada masyarakat.

Rektor Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Khairul Nizam Abdul Maulud mengatakan capaian UKM tidak diraih secara instan. Keberhasilan itu didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Kami mendapat peringkat ketujuh dunia hasil komitmen seluruh warga universiti. Semua program dirancang memberi manfaat kepada masyarakat," kata Khairul Nizam saat podcast bersama Pro 3 RRI, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

UKM berhasil menempati peringkat ketujuh dunia dalam pemeringkatan tersebut. Kampus itu juga meraih posisi tinggi pada sejumlah indikator SDGs.

Menurut Khairul, penelitian di UKM selalu diarahkan menjawab persoalan masyarakat. Hasil riset kemudian diterapkan untuk kebutuhan publik.

"Kajian yang dijalankan perlu membantu komuniti menyelesaikan masalah mereka. Itulah fokus utama penyelidikan yang kami lakukan," ujarnya.

Sementara itu, USM menempati peringkat kelima dunia secara keseluruhan. Kampus tersebut juga meraih peringkat pertama dunia pada SDG 17.

Direktur University Sustainability Office Universiti Sains Malaysia (USM) Normaliza Abdul Manaf mengatakan prinsip keberlanjutan diterapkan dalam seluruh aktivitas kampus. Pendekatan itu mencakup pendidikan, penelitian, dan operasional universitas.

"Kami memasukkan elemen SDGs dalam semua aktiviti universiti. Pendekatan ini memastikan keberlanjutan berjalan secara menyeluruh," kata Normaliza.

Menurutnya, keberhasilan kampus tidak hanya diukur melalui prestise akademik. Dampak positif bagi masyarakat juga menjadi indikator penting.

"Kami percaya kejayaan memerlukan kerjasama semua pihak. Kolaborasi menghasilkan impak yang lebih besar kepada masyarakat," ujarnya. (Agnes Claudia Ohoira).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....