Bertemu Presiden Myanmar, Menlu RI Sampaikan Dukung Penyelesaian Konflik

  • 09 Jun 2026 14:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menlu RI Sugiono menyatakan kesiapan Indonesia bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar.
  • Menlu RI turut menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus ASEAN sebagai kerangka bersama dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar.
  • Pertemuan dengan Jenderal Min juga dimanfaatkan Menlu Sugiono untuk menyampaikan pesan Presiden RI, Prabowo Subianto.

RRI.CO.ID, Naypyidaw - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan kesiapan Indonesia bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar. Hal ini guna mendorong dialog dan mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai.

Hal itu disampaikan Sugiono saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Myanmar, Y.M. Min Aung Hlaing, Senin, 8 Juni 2026. Menlu Sugiono menegaska, keyakinannya proses perdamaian yang berkelanjutan perlu bersifat Myanmar-owned dan Myanmar-led.

Yakni, sebuah kerangka kerja yang menetapkan jalan menuju perdamaian, demokrasi federal, dan stabilitas harus ditentukan rakyat Myanmar. Selain itu kerangka kerja bukan dipaksakan oleh kekuatan asing.

Menlu RI turut menekankan pentingnya implementasi Five-Point Consensus ASEAN sebagai kerangka bersama dalam mendukung penyelesaian situasi di Myanmar. Menlu Sugiono menyebut, bagi Indonesia, Myanmar merupakan bagian dari keluarga besar ASEAN.

“Oleh karena itu, Indonesia akan terus bekerja sama secara konstruktif dengan Myanmar dan seluruh negara anggota ASEAN. Untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, dan sejahtera,” kata Menlu RI menambahkan.

Pertemuan dengan Jenderal Min juga dimanfaatkan Menlu Sugiono untuk menyampaikan pesan Presiden RI, Prabowo Subianto. Menlu Sugiono menyebut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung terciptanya perdamaian yang inklusif dan berkelanjutan di Myanmar.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menyatakan kesiapan Indonesia bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan di Myanmar, guna mendorong dialog dan mendukung upaya penyelesaian konflik secara damai (Foto: Dokumentasi/ Kemlu RI)

Kunjungan kehormatan Menlu RI kepada Presiden Min mencerminkan solidaritas Indonesia, yang selama ini diberikan kepada masyarakat Myanmar. Utamanya, melalui berbagai bantuan kemanusiaan, kesehatan, dan penanggulangan bencana.

Termasuk, saat terjadi gempapada tahun 2025, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Indonesia membantu masyarakat Myanmar. Sementara, Menlu Sugiono juga mengadakan pertemuan dengan Menlu Myanmar, U Tin Maung Swe.

Kedua menlu membahas isu-isu yang menjadi perhatian bersama pada tingkat bilateral maupun kawasan. Sekaligus, upaya untuk memperkuat kerja sama ekonomi, pendidikan, dan hubungan antar-masyarakat kedua negara.

Adapun kunjungan Sugiono merupakan bagian dari keterlibatan berkelanjutan negara-negara ASEAN, dalam mendukung upaya perdamaian dan stabilitas di Myanmar. Sebelumnya, Menlu Filipina, Thailan, dan Malaysia telah melakukan kunjungan ke Myanmar.

Indonesia dan Myanmar memiliki hubungan diplomatik yang telah terjalin sejak 1949. Enam tahun kemudian, kedua negara sama-sama menjadi penggagas Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung.

Momen itu memperkuat semangat solidaritas, kemerdekaan, dan kerja sama antar negara-negara berkembang. Kedekatan historis tersebut menjadi fondasi bagi penguatan kemitraan Indonesia-Myanmar di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....