Wamenlu AS Kunjungi Tiga Negara Asia Selama Seminggu

  • 08 Jun 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Christopher Landau dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Singapura, Vietnam, dan Indonesia pada 6–13 Juni 2026.
  • Setelah dari Vietnam, Landau akan mengunjungi Indonesia dan akan membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral serta upaya meningkatkan investasi bisnis AS.
  • Kunjungan tersebut merupakan lawatan perdana Landau ke Asia Tenggara sejak menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri AS.

RRI.CO.ID, Washington, D.C. - Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Christopher Landau dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Kunjungan ketiga negara Asia Tenggara itu akan dilaksanakan mulai 6–13 Juni 2026.

Kunjungan tersebut merupakan lawatan perdana Landau ke Asia Tenggara sejak menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri AS. Dalam keterangan yang dirilis Kantor Juru Bicara Kemlu AS, Jumat, 5 Juni 2026, Landau memulai kunjungannya di Singapura.

Disana ia akan bertemu dengan para pejabat senior. Pertemuan itu bertujuan menegaskan kembali komitmen Washington terhadap keamanan kawasan serta penguatan kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan.

Selanjutnya, Landau akan melanjutkan perjalanan ke Vietnam dan dijadwalkan menyampaikan pidato pada Forum ASEAN Future. Ia juga akan bertemu dengan pejabat senior pemerintahan dan pemimpin dunia usaha untuk membahas peluang peningkatan kerja sama .

“Wamenlu akan berpidato dalam Forum ASEAN Future dan menjumpai para pejabat senior pemerintahan dan pemimpin bisnis. Untuk mendiskusikan peluang memajukan kerja sama ekonomi dan keamanan dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif AS-Vietnam,” demikian pernyataan Kantor Juru Bicara Kementerian Luar Negeri AS dikutip Senin, 8 Juni 2026.

Setelah dari Vietnam, Landau akan mengunjungi Indonesia dan akan membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral. Termasuk upaya meningkatkan investasi bisnis AS guna mendorong kemakmuran bersama dan mendukung prioritas pembangunan ekonomi kedua negara.

Kementerian Luar Negeri AS menyatakan rangkaian kunjungan itu juga akan dimanfaatkan untuk membahas berbagai isu ASEAN. Termasuk, kerja sama di bidang keamanan, teknologi, pemberantasan penipuan daring, dan kejahatan lintas negara.

“Kunjungan ini menegaskan komitmen AS untuk mendukung kemakmuran dan keamanan kawasan. Memperluas kemitraan ekonomi dan strategis di Asia Tenggara dan kawasan Indo-Pasifik secara lebih luas,” tutup Kemlu AS dalam keterangannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....