Kunjungan Kerja ke Prancis, Presiden Perkuat Kerja Sama Energi hingga Pertahanan

  • 27 Mei 2026 11:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo dijadwalkan memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Prancis di bidang pertahanan hingga energi terbarukan.
  • Indonesia dan Prancis akan meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership di tengah ketidakpastian global.
  • Kerja sama kedua negara diarahkan mendukung penguatan industri nasional, investasi hilirisasi, dan penguasaan teknologi masa depan.

RRI.CO.ID, Paris - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memperkuat kerja sama strategis dengan Prancis dalam kunjungan kenegaraan di Paris. Sejumlah sektor penting mulai dari pertahanan hingga energi terbarukan menjadi fokus pembahasan kedua negara.

Kunjungan tersebut merupakan balasan atas kunjungan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Indonesia pada tahun lalu. Pertemuan kedua pemimpin negara disebut menjadi momentum penting memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis.

“Dalam kunjungan ini, kedua Presiden akan mengumumkan keinginan bersama untuk meningkatkan hubungan bilateral menuju Comprehensive Strategic Partnership. Mencerminkan semakin pentingnya Indonesia dan Prancis bagi satu sama lain di tengah ketidakpastian global,” demikian keterangan dari Kementerian Luar Negeri RI, Selasa, 26 Mei 2026.

Menurut Kemlu, peningkatan kemitraan dilakukan di tengah ketidakpastian global yang terus berkembang. Indonesia dan Prancis dinilai memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas kawasan dan mendukung tatanan dunia berbasis aturan.

Selama berada di Paris, Presiden Prabowo dijadwalkan menjalani sejumlah agenda resmi bersama pemerintah Prancis. Dalam pertemuan bilateral, kedua negara akan membahas penguatan kerja sama pada berbagai sektor strategis.

Bidang kerja sama yang akan dibahas meliputi pertahanan, energi terbarukan, mineral kritis, pendidikan, sains, dan inovasi teknologi. Pemerintah berharap kerja sama tersebut mampu mendukung penguatan industri nasional dan investasi hilirisasi Indonesia.

Selain itu, kerja sama juga diarahkan untuk memperkuat penguasaan teknologi dan pengembangan industri masa depan kedua negara. Indonesia dan Prancis disebut memiliki kepentingan bersama dalam memperluas kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan.

Sebelum memulai agenda resmi kenegaraan, Presiden Prabowo dijadwalkan melaksanakan salat Iduladha bersama warga negara Indonesia di Paris. Presiden juga akan bersilaturahmi dengan diaspora Indonesia di Wisma KBRI Paris.

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 10.00 waktu setempat usai menempuh penerbangan selama 16 jam. Kedatangannya disambut Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis, Jean-Pierre Farandou serta pasukan jajar kehormatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....