Keluarga Relawan Global Sumud Flotilla: HP Dibuang ke Laut Hambat Komunikasi
- 23 Mei 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keluarga Relawan Global Sumud Flotilla Ungkap HP Dibuang ke Laut Hambat Komunikasi
- HP Dibuang ke Laut Hambat Komunikasi
RRI.CO.ID, Istanbul – Relawan Global Sumud Flotilla yang sebelumnya ditahan di Israel dijadwalkan terbang dari Istanbul, Turki, dan tiba di Tanah Air, Minggu 24 Mei 2026 sore. Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) ini dijadwalkan tiba di tanah air pukul 15.30 WIB.
Salah satu keluarga relawan, Denisa Tristianty, mengatakan komunikasi dengan suaminya, Bambang Noroyono, sempat berlangsung singkat. hal itu disebabkan keterbatasan perangkat komunikasi.
“(Komunikasi, red)Kemarin ya lumayan ya, nggak lama-lama juga karena kan hanya ada satu handphone untuk komunikasi UNI di sana ya,” ujar Denisa saat berbincang dengan Pro3 RRI, Sabtu 23 Mei 2026.
Ia menjelaskan para relawan hanya memiliki satu perangkat telepon untuk bergantian menghubungi keluarga setelah ponsel mereka dibuang ke laut demi keamanan. “Mereka kan karena handphonenya dibuang ke laut jadi memang hanya satu handphone untuk saat ini untuk komunikasi UNI untuk menghubungi keluarga mereka semua gitu,” katanya.
Meski singkat, komunikasi tersebut memastikan kondisi para relawan dalam keadaan baik. “Jadi juga ya nggak lama tapi cukup untuk menyampaikan informasi dia baik-baik saja bersama teman-teman yang lainnya ya itu udah kabar baik Alhamdulillah,” ujarnya.
Denisa menambahkan, saat komunikasi dilakukan, para relawan sudah berada di Istanbul, Turki. Itu setelah dipindahkan dari Israel menggunakan tiga pesawat bantuan pemerintah Turki.
Sebanyak sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dijadwalkan tiba di tanah air pada Minggu, 24 Mei 2026, sore. Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono diagendakan akan menyambut langsung kedatangan kesembilan WNI tersebut.
"Sembilan WNI relawan akan landing (mendarat) sekitar pukul 15.30 WNI. Kedatangan rombongan akan disambut langsung oleh Bapak Menlu Sugiono di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang dalam keterangannya kepada RRI, Sabtu, 23 Mei 2026 di Jakarta.
Berdasarkan informasi yang diterima RRI, sembilan WNI relawan Armada Global Sumud Flotilla akan tiba di Lounge Umrah, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Para relawan tersebut sebelumnya telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turki, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Sebelumnya, Sugiono mengungkapkan, pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh WNI dapat segera kembali ke Indonesia dengan aman. Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar.
Sugiono menyebut, pemerintah Indonesia juga mengecam keras tindakan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi yang dialami para WNI selama masa penahanan. Indonesia menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal.
"Tindakan militer Israel terhadap relawan kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” ujarnya menegaskan dalam pernyataannya Kamis, 21 Mei 2026 di Jakarta.
Menlu Sugiono mengungkapkan, Indonesia kembali menyerukan penghormatan terhadap hak-hak sipil dan keselamatan relawan kemanusiaan yang menjalankan misi damai di wilayah konflik. "Pemerintah memastikan akan terus memberikan pendampingan dan pelindungan kepada seluruh WNI hingga seluruh proses pemulangan selesai dilakukan," ucap Sugiono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....