Jelang Tiba di Indonesia, Keluarga Pastikan Relawan Global Sumud Flotilla Aman
- 23 Mei 2026 19:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keluarga Pastikan Relawan Global Sumud Flotilla Aman
RRI.CO.ID, Istanbul – Keluarga relawan Global Sumud Flotilla memastikan proses pemulangan WNI dari Turki menuju Indonesia berjalan lancar. Salah satu keluarga, Denisa Tristianty, menyampaikan bahwa suaminya, Bambang Noroyono (jurnalis Republika), telah tiba di Istanbul dalam kondisi selamat dan sehat.
Ia mengatakan pihak keluarga kini menunggu kepastian jadwal penerbangan kepulangan ke Indonesia. Menurut Denisa, jadwal kepulangan telah dikonfirmasi dan para relawan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Minggu sore sekitar pukul 15.30 WIB.
“Alhamdulillah sudah dalam proses pemulangan. Dan jadwal penerbangan sudah dikonfirmasi,” ujar Denisa dalam perbincangan bersama Pro3 RRI, Sabtu, 23 Mei 2026.
Ia menyebut proses komunikasi dengan suaminya sempat terputus beberapa hari terakhir. Komunikasi baru dapat dilakukan setelah difasilitasi oleh KJRI di Turki.
Sebanyak sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dijadwalkan tiba di tanah air pada Minggu, 24 Mei 2026, sore. Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono diagendakan akan menyambut langsung kedatangan kesembilan WNI tersebut.
"Sembilan WNI relawan akan landing (mendarat) sekitar pukul 15.30 WNI. Kedatangan rombongan akan disambut langsung oleh Bapak Menlu Sugiono di Bandara Internasional Soekarno-Hatta," kata Juru Bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang dalam keterangannya kepada RRI, Sabtu, 23 Mei 2026 di Jakarta.
Berdasarkan informasi yang diterima RRI, sembilan WNI relawan Armada Global Sumud Flotilla akan tiba di Lounge Umrah, Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Para relawan tersebut sebelumnya telah tiba dengan selamat di Istanbul, Turki, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Sebelumnya, Sugiono mengungkapkan, pemerintah terus melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak guna memastikan seluruh WNI dapat segera kembali ke Indonesia dengan aman. Pemerintah Indonesia saat ini terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke tanah air berjalan dengan lancar.
Sugiono menyebut, pemerintah Indonesia juga mengecam keras tindakan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi yang dialami para WNI selama masa penahanan. Indonesia menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan universal.
"Tindakan militer Israel terhadap relawan kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Segala bentuk tindakan yang tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla oleh militer Israel merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan,” ujarnya menegaskan dalam pernyataannya Kamis, 21 Mei 2026 di Jakarta.
Menlu Sugiono mengungkapkan, Indonesia kembali menyerukan penghormatan terhadap hak-hak sipil dan keselamatan relawan kemanusiaan yang menjalankan misi damai di wilayah konflik. "Pemerintah memastikan akan terus memberikan pendampingan dan pelindungan kepada seluruh WNI hingga seluruh proses pemulangan selesai dilakukan," ucap Sugiono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....