Indonesia dan Cili Fokus Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis dan Ekonomi Strategis
- 15 Mei 2026 19:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia dan Cili memperkuat pembahasan kerja sama di sektor mineral kritis dan ekonomi strategis dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-6 di Santiago pada 7 Mei 2026.
- Optimalisasi Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) turut menjadi perhatian utama dalam pertemuan.
- Isu mineral kritis menjadi salah satu topik strategis yang menonjol seiring besarnya potensi Indonesia dan Cili
RRI.CO.ID, Santiago - Indonesia dan Cili memperkuat pembahasan kerja sama di sektor mineral kritis dan ekonomi strategis dalam Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-6 di Santiago pada 7 Mei 2026. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara memperluas kolaborasi, di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap sumber daya strategis dan rantai pasok industri masa depan.
Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri RI, Duta Besar Grata Endah Werdaningtyas. Sementara itu, delegasi Cili dipimpin oleh Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Cili, Duta Besar Carlos Morán León.
Dalam forum tersebut, kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai tingkatan. Indonesia dan Cili juga menilai hubungan kedua negara terus berkembang positif dan didukung oleh tingkat kepercayaan yang semakin kuat, dilansir laman KBRI Santiago, Jumat, 15 Mei 2026.
Optimalisasi Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA) turut menjadi perhatian utama dalam pertemuan. Kedua delegasi mendorong pemanfaatan perjanjian tersebut lebih maksimal guna memperluas akses perdagangan dan meningkatkan nilai kerja sama ekonomi bilateral.
Selain ekonomi dan perdagangan, FKB ke-6 membahas peluang kolaborasi di bidang pertanian, pertahanan, kesehatan, riset, dan pendidikan. Namun, isu mineral kritis menjadi salah satu topik strategis yang menonjol seiring besarnya potensi Indonesia dan Cili sebagai negara penghasil sumber daya penting bagi industri teknologi dan energi bersih global.
Pertemuan juga menyoroti rencana pelaksanaan Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Mission di Santiago pada 1-2 Oktober 2026. Melalui forum ini, kedua negara menegaskan komitmen membangun kemitraan yang lebih konkret.
Kemudian, saling menguntungkan, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat kedua negara. Adapun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Cili resmi dimulai pada 29 September 1965.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....