Partisipasi Indonesia di SIAL Canada Berpotensi Hasilkan Ratusan Miliar Rupiah

  • 04 Mei 2026 13:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Paviliun Indonesia di SIAL Canada 2026 catat potensi transaksi Rp329 miliar.
  • Minat tinggi pasar Amerika Utara dorong optimisme peningkatan ekspor nasional.

RRI.CO.ID, Montreal - Partisipasi Indonesia dalam SIAL Canada 2026 menghasilkan prospek bisnis yang menjanjikan di pasar internasional. Paviliun Indonesia mencatat potensi transaksi lebih dari USD20 juta atau setara sekitar Rp329 miliar selama pameran berlangsung.

Nilai tersebut berasal dari penjajakan kerja sama antara perusahaan peserta dengan pembeli dan mitra bisnis potensial. Mayoritas mitra berasal dari Kanada serta kawasan Amerika Utara yang menunjukkan minat tinggi terhadap produk Indonesia.

Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk makanan dan minuman Indonesia. Selain itu, hasil ini menjadi sinyal positif bagi peningkatan kinerja ekspor nasional ke depan.

Sebagai tindak lanjut, KBRI Ottawa bersama ITPC Vancouver akan mengawal realisasi peluang kerja sama tersebut. Langkah ini dilakukan untuk mendorong transaksi riil serta memperkuat kemitraan bisnis berkelanjutan.

Pemerintah menilai partisipasi Indonesia dalam pameran internasional menjadi strategi penting memperluas akses pasar global. Upaya tersebut juga bertujuan meningkatkan daya saing produk unggulan nasional di berbagai negara tujuan ekspor.

Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menilai Kanada sebagai pasar modern yang menjanjikan bagi produk Indonesia. Konsumen di negara tersebut semakin mengutamakan produk berkualitas tinggi, berkelanjutan, dan inovatif.

“Produk Indonesia seperti kopi spesialti, rempah alami, produk perikanan, hingga makanan olahan berada pada posisi yang baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin, 4 Mei 2026. Ia menilai produk nasional mampu memenuhi preferensi pasar global yang terus berkembang.

Keikutsertaan Indonesia dalam pameran tersebut menjadi bagian dari strategi promosi berkelanjutan di kawasan Amerika Utara. Pemerintah berharap peluang kemitraan global dapat semakin terbuka bagi pelaku usaha Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....