Partisipasi Indonesia di SIAL Canada Dinilai Cermin Kekuatan Pangan Nasional

  • 04 Mei 2026 15:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia tampil di SIAL Canada 2026 untuk memperkuat promosi pangan nasional di pasar global.
  • Duta Besar Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab menilai produk Indonesia kompetitif dan berpeluang besar menembus pasar Amerika Utara.

RRI.CO.ID, Montreal - Partisipasi Indonesia dalam SIAL Canada 2026 mencerminkan kekuatan produk pangan nasional di pasar global. Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Kanada, Muhsin Syihab.

Ia menegaskan, Indonesia dinilai mampu menghadirkan produk berkualitas tinggi serta bernilai tambah yang kompetitif di tingkat internasional. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia menjadi bagian strategi memperluas promosi produk unggulan nasional di pasar internasional.

Upaya ini sekaligus membuka peluang kemitraan antara pelaku usaha Indonesia dan mitra global. “Hari ini, Indonesia menghadirkan perusahaan-perusahaan terpilih yang menawarkan produk berkualitas tinggi dari berbagai sektor pangan,” ujar Muhsin.

Ia menilai pasar Kanada memiliki potensi besar bagi produk makanan dan minuman asal Indonesia. “Produk Indonesia seperti kopi spesialti, rempah alami, produk perikanan, serta makanan olahan sangat kompetitif,” katanya.

SIAL Canada 2026 diselenggarakan pada 29 April hingga 1 Mei 2026 di Montreal. Pameran ini menjadi salah satu ajang internasional bergengsi di sektor makanan dan minuman dunia.

Partisipasi Indonesia dalam ajang tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan pelaku usaha. Kegiatan ini melibatkan KBRI Ottawa, ITPC Vancouver, serta dukungan mitra perbankan nasional.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat penetrasi pasar produk makanan dan minuman Indonesia di Amerika Utara. Pemerintah juga mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas serta inovasi produk secara berkelanjutan.

Keikutsertaan dalam pameran internasional menjadi langkah strategis memperkenalkan kekayaan pangan Indonesia ke pasar global. Selain itu, kegiatan ini memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen pangan bernilai tambah di dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....