Indonesia Dorong Persatuan Hadapi Tantangan Geopolitik di KTT ASEAN Filipina
- 30 Apr 2026 12:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN akan diselenggarakan di Cebu, Filipina, pada 7–8 Mei 2026.
- Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Presiden RI dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda utama dalam KTT tersebut.
- Yvonne menjelaskan, salah satu fokus utama KTT kali ini adalah merespons dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
RRI.CO.ID, Jakarta - Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN akan diselenggarakan di Cebu, Filipina, pada 7–8 Mei 2026. Pertemuan para pemimpin negara Asia Tenggara ini mengusung tema keketuaan Filipina “Navigating Our Future Together”.
Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang mengatakan, Presiden RI dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda utama dalam KTT tersebut. Agenda itu mencakup sesi pleno (ASEAN Plenary) dan sesi retret para pemimpin.
“Presiden RI diundang hadir untuk mengikuti sejumlah agenda utama di KTT ini. Termasuk ASEAN Plenary dan Retreat Session,” ujar Yvonne dalam konferensi pers Kamis, 30 April 2026 di Ruang Palapa, Kemlu RI, Jakarta.
Yvonne menjelaskan, salah satu fokus utama KTT kali ini adalah merespons dampak konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Utamnya, terhadap ketahanan energi dan pangan di kawasan Asia Tenggara.
Menurut Yvonne, para pemimpin ASEAN juga akan membahas berbagai isu strategis lain yang akan dituangkan dalam sejumlah dokumen hasil (outcome documents) KTT. “KTT ini akan menghasilkan sejumlah outcome documents terkait berbagai isu,” ucapnya.
Selain KTT tingkat kepala negara, rangkaian pertemuan juga akan diawali dengan pertemuan tingkat menteri luar negeri pada 7 Mei 2026. Sejumlah forum yang dijadwalkan antara lain ASEAN Foreign Ministers’ Meeting, ASEAN Political-Security Community Council Meeting (APSC).
“Kemudian, ASEAN Coordinating Council Meeting, serta ASEAN Joint Foreign and Economic Ministers’ Meeting. Rangkaian pertemuan di tingkat Menlu akan dilakukan sehari sebelumnya, termasuk berbagai forum penting di pilar politik-keamanan dan koordinasi ASEAN,” ujar Yvonne.
Dalam forum tersebut, Indonesia akan menekankan pentingnya menjaga soliditas kawasan di tengah dinamika global yang kian kompleks. “Dalam KTT ini Indonesia akan menggaungkan pesan utama, khususnya terkait persatuan dan juga sinergi ASEAN di tengah tantangan geopolitik saat ini,” kata Yvonne menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....