Federasi Internasional Palang Merah: Iran Terancam Kekurangan Pasokan Medis
- 27 Apr 2026 18:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jenewa - Kekhawatiran meningkat di Iran terkait potensi kekurangan pasokan medis penting. Hal ini dipicu oleh kerusakan akibat pemboman Israel-AS sebelum pengumuman gencatan senjata yang diperpanjang pekan ini.
“Pengumuman gencatan senjata awal bulan ini merupakan kabar baik. Namun, kenyataan di lapangan sangat berbeda,” kata Wakil Direktur Regional Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Cristhian Cortez Cardoza dilansir UN News.
Berbicara dari Beirut usai kunjungan ke Teheran, Cardoza menegaskan bahwa gencatan senjata tidak serta-merta mengakhiri dampak konflik. “Konsekuensi dari konflik intens akan terus dirasakan selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Sementara, IFRC mencatat ratusan fasilitas kesehatan di Iran rusak atau hancur. Kondisi ini memicu kekhawatiran terhadap akses layanan medis dan ketersediaan peralatan penting, seperti mesin dialisis dan alat prostetik.
Cardoza juga mengungkapkan bahwa salah satu pabrik yang memasok 60 persen kebutuhan filter dialisis nasional. Kini hanya memiliki bahan baku yang cukup untuk mempertahankan produksi selama tiga bulan ke depan.
“Dengan situasi tersebut, lembaga kemanusiaan menekankan perlunya perhatian dan dukungan internasional. Guna mencegah krisis kesehatan yang lebih luas di kawasan terdampak konflik,” kata Cardoza menambahkan.
Di sisi lain kondisi kemanusiaan di Gaza masih berada dalam situasi yang sangat mengkhawatirkan. Dengan kehancuran luas fasilitas kesehatan dan ancaman amunisi yang belum meledak yang menghambat upaya pemulihan pascakonflik.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan lebih dari 1.800 fasilitas kesehatan di Gaza mengalami kerusakan sebagian hingga hancur total. Kerusakan ini mencakup rumah sakit besar seperti Al Shifa hingga klinik kecil, apotek, dan laboratorium.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....