Indonesia Dorong Negosiasi Kode Etik Laut Cina Selatan Rampung Tahun Ini
- 26 Apr 2026 20:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Indonesia mengharapkan proses negosiasi Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) antara Tiongkok dengan ASEAN rampung pada tahun ini.
- Menlu Sugiono memastikan, Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam proses negosiasi CoC LCS tersebut.
- Komitmen untuk menyelesaikan negosiasi Kode Etik LCS pada 2026 juga disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia mendorong agar proses negosiasi Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) antara Tiongkok dengan ASEAN rampung pada tahun ini. Hal itu disampaikan Menlu RI, Sugiono saat ditemui Kamis, 23 April 2026 di Jakarta.
“Kita berharap CoC bisa ditandatangani tahun ini. Tapi juga sama-sama kita berharap bisa selesai tahun ini,” ujarnya kepada para awak media usai menggelar pertemuan ke-8 Joint Commision for Bilateral Cooperation (JCBC) dengan Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro, Kamis, 23 April 2026 di Gedung Pancasila, Kemlu RI, Jakarta.
Menlu Sugiono memastikan, Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam proses negosiasi CoC LCS tersebut. “Kemudian kita akan cari jalan bagaimana itu bisa terjadi (rampung-red), kita berharap tidak lagi berlarut-larut,” ujarnya menegaskan.
Sebelumnya, Tiongkok memastikan ingin menyelesaikan negosiasi CoC LCS dengan ASEAN pada tahun ini. Hal itu disampaikan Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing, dalam media salon, Kamis, 26 Maret 2026 di Jakarta.
Menurut Wang, Tiongkok ingin kerja sama dengan ASEAN untuk menjadikan LCS sebagai laut perdamaian dan kerja sama. Sebab, LCS dinilai sebagai jalur sangat penting untuk pelayaran hingga perdagangan.
“LCS adalah jalur yang sangat penting untuk pelayaran, untuk perdagangan, dan kami ingin melihat dan dapat menjadikan LCS damai dan stabil. Serta, membantu menopang kawasan ini, jadi kami berharap dapat menyelesaikan dokumen ini tahun ini,” ujarnya menekankan.
Komitmen untuk menyelesaikan negosiasi Kode Etik LCS pada 2026 juga disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi. Selain, hal itu juga didukung dengan upaya tim negosiasi dari Tiongkok yang juga mempercepat proses tersebut bersama negara-negara ASEAN.
“Kami telah mengadakan tiga putaran negosiasi sejak awal tahun ini dan memang ada beberapa kesulitan di hadapan kita. Namun, kami yakin bahwa melalui upaya bersama dan dengan cara yang wajar, kita dapat mencapai tujuan ini,” ucap Dubes Wang.
Wang optimistis ASEAN dan Tiongkok akan menyelesaikan negosiasi Kode Etik terkait LCS di tahun 2026 seperti yang menjadi target. Ia mengatakan, Kode Etik yang berlaku nantinya akan menjadikan hubungan Tiongkok dan ASEAN lebih baik, terutama terkait pendekatan dalam penyelesaian sengketa maritim.
“Saya pikir setelah kita memiliki Kode Etik yang berlaku, dan kita membuat hubungan Tiongkok-ASEAN lebih baik. Saya pikir hanya menghilangkan beberapa hambatan dalam hubungan, sehingga kita dapat memiliki masa depan yang cerah untuk hubungan kita,” ujar Dubes Wang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....