Tiongkok Ingin Selesaikan Negosiasi Kode Etik LCS dengan ASEAN Tahun Ini

  • 27 Mar 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tiongkok memastikan ingin menyelesaikan negosiasi Code of Conduct atau Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) dengan ASEAN pada tahun ini.
  • Komitmen untuk menyelesaikan negosiasi Kode Etik LCS pada 2026 juga disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi.
  • Kode Etik yang berlaku nantinya akan menjadikan hubungan Tiongkok dan ASEAN lebih baik, terutama terkait pendekatan dalam penyelesaian sengketa maritim.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tiongkok menegaskan komitmennya menyelesaikan negosiasi Code of Conduct atau Kode Etik (CoC) Laut Cina Selatan (LCS) dengan ASEAN pada tahun ini. Pernyataan itu disampaikan Duta Besar Tiongkok untuk ASEAN, Wang Qing, dalam media salon, Kamis, 26 Maret 2026 di Jakarta.

Menurut Wang, Tiongkok ingin kerja sama dengan ASEAN untuk menjadikan LCS sebagai laut perdamaian dan kerja sama. Sebab, LCS dinilai sebagai jalur sangat penting untuk pelayaran hingga perdagangan.

“LCS adalah jalur yang sangat penting untuk pelayaran, untuk perdagangan, dan kami ingin melihat dan dapat menjadikan LCS damai dan stabil. Serta, membantu menopang kawasan ini, jadi kami berharap dapat menyelesaikan dokumen ini tahun ini,” ujarnya menekankan.

Komitmen untuk menyelesaikan negosiasi Kode Etik LCS pada 2026 juga disampaikan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi. Selain, hal itu juga didukung dengan upaya tim negosiasi dari Tiongkok yang juga mempercepat proses tersebut bersama negara-negara ASEAN.

“Kami telah mengadakan tiga putaran negosiasi sejak awal tahun ini dan memang ada beberapa kesulitan di hadapan kita. Namun, kami yakin bahwa melalui upaya bersama dan dengan cara yang wajar, kita dapat mencapai tujuan ini,” ucap Dubes Wang.

Wang optimistis ASEAN dan Tiongkok akan menyelesaikan negosiasi Kode Etik terkait LCS di tahun 2026 seperti yang menjadi target. Ia mengatakan, Kode Etik yang berlaku nantinya akan menjadikan hubungan Tiongkok dan ASEAN lebih baik, terutama terkait pendekatan dalam penyelesaian sengketa maritim.

“Saya pikir setelah kita memiliki Kode Etik yang berlaku, dan kita membuat hubungan Tiongkok-ASEAN lebih baik. Saya pikir hanya menghilangkan beberapa hambatan dalam hubungan, sehingga kita dapat memiliki masa depan yang cerah untuk hubungan kita,” ujar Dubes Wang.

Sebelumnya, ASEAN menargetkan penyelesaian negosiasi Kode Etik LCS pada akhir 2026. Kata Menlu Filipina Maria Teresa Lazaro selaku Ketua Retret Menlu ASEAN, Kamis, 29 Januari 2026 di Cebu, Filipina.

Lazaro mengungkapkan, para Menlu ASEAN berkomitmen untuk mengadakan pertemuan tatap muka dengan pihak Tiongkok dalam proses negosiasi. “Bahkan ada kemauan untuk mengadakan pertemuan, pertemuan tatap muka, itu adalah komitmen nyata dari rekan-rekan negara anggota ASEAN,” ujarnya dalam konferensi pers.

Lazaro menambahkan, ASEAN mengharapkan akan tercapai dokumen sah terkait kode etik LCS dengan Tiongkok. Selain, para Menlu di dalam retret turut menekankan, perlunya menjaga dan mempromosikan lingkungan yang kondusif bagi negosiasi Kode Etik di LCS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....