KBRI Tokyo Fasilitasi Pertemuan Bisnis Perusahaan Pariwisata Indonesia-Jepang
- 23 Apr 2026 07:17 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tokyo - Kedutaan Besar RI (KBRI) Tokyo memfasilitasi pertemuan bisnis antara perusahaan pariwisata Indonesia dan Jepang. Kegiatan bertajuk Sales Mission Japan 2026 menghubungkan sembilan perusahaan pariwisata Indonesia dengan 16 perusahaan pariwisata Jepang.
Acara yang berlangsung Selasa 21 April 2026 itu diselenggarakan Kementerian Pariwisata Indonesia dan Garuda Indonesia didukung KBRI Tokyo. Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan ini merupakan upaya meningkatkan promosi produk pariwisata Indonesia.
Apalagi, lanjut dia, kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang bersejarah bagi perjuangan kesetaraan gender di Indonesia. “Kami berharap ini menjadi momentum penyemangat untuk memperkuat kerja sama pariwisata Indonesia-Jepang,” ujarnya, Rabu 22 April 2026 di Tokyo.
Kartini mengaku dirinya melihat antusiasme kehadiran peserta dari kedua negara yang total berjumlah 50 orang. “Ini sangat menjanjikan untuk peningkatan kerja sama sektor pariwisata Indonesia dan Jepang,” ujarnya.
Menurut Kartini, tren kunjungan wisata antara kedua negara terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2025, jumlah kunjungan wisatawan Jepang ke Indonesia mencapai sekitar 380 ribu orang, naik 12 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebaliknya pada tahun yang sama, sekitar 680 ribu wisatawan Indonesia datang mengunjungi Negeri Matahari Terbit itu. “Angka-angka tersebut memberi optimisme bahwa kerja sama pariwisata kedua negara akan terus meningkat," katanya.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kementerian Pariwisata, Yulia, menyampaikan nada optimistis yang sama. “Keberagaman industri yang hadir kali ini mencerminkan kekuatan ekosistem pariwisata Indonesia,” ujarnya.
Yulia menambahkan salah satu segmen yang paling relevan dengan pasar Jepang adalah wellness tourism. Menurut dia, kesadaran masyarakat Jepang terhadap kesehatan, kualitas hidup, serta minat terhadap budaya dan pengalaman autentik sangat tinggi.
Sehingga ini menjadikan Indonesia sebagai destinasi yang sangat tepat, dengan kekayaan alam, tradisi, dan keramahtamahan yang tidak tertandingi. “Semoga Sales Mission ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar pariwisata Jepang,” katanya.
Indonesia dan Jepang sebelumnya telah menandatangani nota kerja sama (Memorandum of Cooperation/MoC) di bidang kerja sama. Ini dilakukan saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Jepang pada Maret 2026.
Beberapa bidang yang tercakup misalnya promosi serta pengembangan produk pariwisata seperti wellness, gastronomi, wisata bahari, ekowisata, dan budaya. Demikian pula dengan pengelolaan destinasi dan penguatan pariwisata berkelanjutan, termasuk desa wisata.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....