KBRI Tokyo Promosikan SDM Unggul Indonesia di Hokkaido

  • 07 Mar 2026 01:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo mempromosikan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan peluang investasi di Indonesia. Promosi itu disampaikan kepada sekitar 70 perusahaan Jepang dalam Seminar bertajuk “Pemanfaatan SDM Indonesia bagi Perusahaan Penerima.”

Seminar diselenggarakan oleh International Manpower Development Organization Japan (IM) Japan di Sapporo, Hokkaido pada Rabu 25 Februari 2026. Salah satu pembicara dalam seminar itu adalah Sekretaris Kedua Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Tokyo Nur Rochma Amaliah.

Nur Rohmah memaparkan keunggulan SDM Indonesia dan kebijakan Pemerintah Indonesia lainnya. Selain itu, ia juga berbicara mengenai program pemagangan dan pengembangan SDM Indonesia, serta peluang kerja sama investasi di Indonesia.

“Pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas nasional utama Pemerintah Indonesia," kata Nur Rochma dalam siaran pers KBRI Tokyo yang diterima RRI. Untuk mendukung hal tersebut, menurutnya, Pemerintah Indonesia melakukan reformasi pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri.

Indonesia melakukan penguatan pelatihan kerja, peningkatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), serta perluasan keterampilan termasuk bahasa Jepang. "Kerja sama Indonesia dan Jepang juga penting dalam meningkatkan sistem pelatihan mencakup bahasa, keselamatan kerja, disiplin, karakter dan etika profesi,” katanya.

Nur Rohmah mengatakan sekitar 230.000 WNI saat ini berada di Jepang. Dengan 78% di antaranya bekerja melalui skema pemagang dan pekerja berketerampilan khusus. Kehadiran mereka turut memberikan kontribusi positif bagi perekonomian kedua negara sekaligus memperkuat kemitraan strategis bilateral Indonesia–Jepang.

Direktur Utama IM Japan, Kimura Hisayoshi menyatakan reputasi SDM Indonesia yang tekun dan ulet membuat perusahaan di Jepang semakin tertarik. Untuk itu Jepang akan terus merekrut lebih banyak tenaga kerja Indonesia dari tahun ke tahun.

KBRI Tokyo juga berkunjung ke fasilitas perawatan lansia Suehiro Taisetsu no Sato. Fasilitas perawatan lansia ini mempekerjakan 12 perawat asal Indonesia, 11 orang merupakan pemagang dan 1 orang pekerja berketerampilan khusus.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....