Seskab: Presiden Prabowo-Macron Sepakati Penguatan Berbagai Sektor Strategis
- 15 Apr 2026 15:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghasilkan kesepakatan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis
- Fokus utama pertemuan meliputi energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi jangka panjang.
- Selain substansi kerja sama, hubungan personal kedua pemimpin turut memperkuat jalannya pembahasan.
RRI.CO.ID, Paris - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron menghasilkan kesepakatan penguatan kerja sama di sejumlah sektor strategis. Fokus utama meliputi energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi jangka panjang.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, pembahasan berlangsung intensif dalam pertemuan tertutup di Istana Élysée, Paris. “Pertemuan empat mata antara Presiden Prabowo dan Presiden Emmanuel Macron berlangsung selama lebih dari dua jam di Istana Élysée, Paris," ujar Seskab dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 April 2026.
Menurut Teddy, hasil pertemuan menunjukkan adanya kesamaan pandangan dalam memperkuat kerja sama di sektor prioritas. Hal ini dinilai penting untuk menjawab tantangan global di bidang ekonomi dan energi.
“Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor. Antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang,” ucap Teddy.
Ia menambahkan, pertemuan tersebut merupakan bagian dari lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke dua negara besar dunia. Dalam kunjungan singkat itu, Presiden juga menyambangi Rusia sebelum melanjutkan agenda ke Prancis.
“Presiden Prabowo Subianto bertolak ke tanah air. Setelah melakukan lawatan singkat selama dua hari ke dua negara adidaya dunia, yaitu Rusia dan Prancis, pada 13–14 April 2026," kata Teddy.
"Kedua negara tersebut merupakan dua dari lima negara pemegang hak veto di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Serta memiliki kekuatan besar di bidang ekonomi dan sumber daya energi,” ucapnya.
Selain substansi kerja sama, hubungan personal kedua pemimpin turut memperkuat jalannya pembahasan. “Hubungan kedua pemimpin telah terjalin erat sejak Presiden Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini,” ujar Seskab.
Hasil pertemuan ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret antar kedua negara. Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....