MOI Desak Pembukaan Masjid Al-Aqsa Bagi Umat Islam

  • 05 Apr 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Majelis Ormas Islam (MOI) mendesak agar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem kembali dibuka bagi umat Muslim.
  • Aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhada” itu juga digelar sebagai bentuk belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon.

RRI.CO.ID, Jakarta - Majelis Ormas Islam (MOI) mendesak agar Masjid Al-Aqsa di Yerusalem kembali dibuka bagi umat Muslim. Desakan itu disampaikan dalam aksi yang digelar di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, Minggu, 5 April 2026.

Ketua Presidium MOI KH Nazar Haris mengatakan, saat ini akses Masjid Al-Aqsa dinilai tertutup bagi umat Muslim. "Masjid Al-Aqsa saat ini sedang dikunci untuk kaum Muslimin," kata Nazar dalam orasinya, Minggu, 5 April 2026.

"Inilah sesuatu yang perlu kita gebrak di dunia Islam. Bahwa harus ada kesadaran dunia Islam," katanya.

Aksi bertajuk “Berjuta Doa untuk Syuhada” itu juga digelar sebagai bentuk belasungkawa terhadap tiga personel TNI yang gugur di Lebanon. Mereka gugur saat menjalankan misi perdamaian PBB.

Menurut Nazar, aksi yang dihadiri ribuan orang tersebut merupakan bentuk desakan kepada dunia internasional. Agar segera membuka akses masjid tersebut bagi umat Muslim.

"Membela, membebaskan, membuka dan memerdekakan Masjid Al-Aqsa untuk kaum Muslimin, ini sesuatu yang penting. Maka pada hari ini, kita mengadakan aksi untuk memulai kesadaran di dunia Islam," ujarnya.

Nazar mengingatkan, bahwa Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu masjid utama umat Islam, selain Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Ia menegaskan bahwa keberadaan Masjid Al-Aqsa juga disebut dalam Al-Quran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....