Korsel Sebut Indonesia Sebagai Mitra Utama Investasi Strategis

  • 02 Apr 2026 13:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menegaskan Indonesia menjadi mitra utama investasi bagi negaranya
  • Lee menilai hubungan ekonomi kedua negara telah berkembang pesat dalam berbagai sektor strategis
  • Presiden Prabowo menyebut kedua negara memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi dalam kerja sama ekonomi

RRI.CO.ID, Seoul - Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menegaskan Indonesia menjadi mitra utama investasi bagi negaranya. Pernyataan ini disampaikan saat menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae, Korea Selatan, Rabu, 1 April 2026.

Lee menilai hubungan ekonomi kedua negara telah berkembang pesat dalam berbagai sektor strategis. Ia menyebut perusahaan Korea Selatan turut berperan dalam pengembangan industri penting di Indonesia.

"Indonesia adalah tujuan investasi pertama bagi perusahaan Korea dan mitra berharga yang telah membantu mewujudkan industri pertahanan Korea. Lebih jauh lagi, kendaraan listrik pertama Indonesia diproduksi bersama dengan perusahaan Korea," ujar Lee.

Ia menambahkan kerja sama yang telah terjalin selama ini menjadi fondasi kuat bagi pengembangan proyek baru ke depan. Kedua negara disebut memiliki peluang besar untuk memperluas kolaborasi yang saling menguntungkan.

"Selama lebih dari 50 tahun sejak terjalinnya hubungan diplomatik, kita telah menjadi sahabat yang dapat dipercaya dan mitra yang berharga dalam perjalanan kita. Saling membimbing dan mendukung berdasarkan kekuatan, kebijaksanaan, dan kepercayaan masing-masing," ucap Lee.

Sementara itu, Presiden Prabowo menilai hubungan Indonesia dan Korea Selatan perlu terus diperkuat untuk mendorong kesejahteraan ekonomi bersama. Ia mengapresiasi kemajuan pesat Korea Selatan di bidang industri dan teknologi.

"Anda telah mencapai kemajuan yang luar biasa dalam pembangunan Anda. Industri dan ilmu pengetahuan serta teknologi Anda sangat maju," ujar Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menekankan potensi besar Indonesia dari sisi sumber daya alam dan pasar domestik. Presiden Prabowo menyebut kedua negara memiliki keunggulan yang dapat saling melengkapi dalam kerja sama ekonomi.

"Kita memiliki banyak sumber daya, kita memiliki pasar yang besar. Kita dapat saling melengkapi," ucap Presiden.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....