Badminton Asia Tutup Rapat Umum Tahunan 2026 di Bali dengan Perkuat Tata Kelola
- 31 Mar 2026 21:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Badminton Asia sukses menyelenggarakan Rapat Umum Tahunan 2026 di Bali
- Rapat Umum Tahunan 2026 merupakan yang pertama diselenggarakan di Indonesia
- Badminton Asia juga untuk pertama kalinya menggelar Awards & Gala Dinner dengan penyelenggaraan Rapat Umum Tahunan 2026
RRI.CO.ID, Bali - Badminton Asia sukses menyelenggarakan Rapat Umum Tahunan (Annual General Meeting/AGM) 2026 di Bali, Indonesia, pada 28-29 Maret. Rapat tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola dan arah strategis bulu tangkis di kawasan Asia.
Badminton Asia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh delegasi yang tetap berkomitmen hadir di tengah dinamika dan tantangan global. Partisipasi aktif tersebut mencerminkan tekad bersama untuk menjaga keberlanjutan, meningkatkan kualitas, serta mendorong pertumbuhan bulutangkis Asia.
Badminton Asia juga untuk pertama kalinya menggelar Awards & Gala Dinner dengan penyelenggaraan AGM tahun ini. Ajang bergengsi itu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pencapaian luar biasa para atlet, ofisial, dan seluruh pemangku kepentingan.
AGM 2026 menjadi forum strategis untuk mengevaluasi implementasi roadmap 2025 sekaligus menetapkan berbagai kebijakan penting organisasi. Pembaruan terkait kinerja operasional juga dipaparkan oleh Komite Event, Technical Officials, dan Marketing mengenai pelaksanaan program sepanjang tahun.
Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menegaskan bahwa salah satu hasil penting dari AGM ini adalah meningkatnya solidaritas antarnegara di Asia. “Badminton Asia akan mendorong negara-negara besar untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada negara berkembang, agar kekuatan bulutangkis Asia semakin merata dan kompetitif,” ujar Bambang.
Ia juga menambahkan bahwa Indonesia merasa terhormat dapat menjadi tuan rumah penyelenggaraan AGM dan Exco Meeting. Ini merupakan kali pertama digelarnya AGM di luar Malaysia.
“Ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia. Sejalan dengan visi dan misi Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, Indonesia dipandang sebagai salah satu negara yang mampu mempersatukan negara-negara berkembang untuk saling berbagi ilmu,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, PBSI membuka peluang bagi negara lain untuk berlatih bersama. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya memperkuat ekosistem bulu tangkis Asia.
Keberhasilan AGM 2026 di Bali tidak hanya mencerminkan soliditas organisasi. Tetapi juga, menegaskan komitmen Badminton Asia untuk terus berkembang sebagai federasi yang modern, inklusif, dan progresif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....