G7 Siap Ambil Langkah Stabilkan Pasar Energi Global

  • 31 Mar 2026 15:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Negara-negara G7 siap mengambil langkah tegas untuk menstabilkan pasar energi global di tengah kenaikan harga minyak akibat konflik AS dan Israel dengan Iran.
  • Badan Energi Internasional (IEA) memberikan opsi pengelolaan permintaan energi dan melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis untuk menurunkan harga global.
  • G7 menekankan koordinasi internasional, menjaga stabilitas harga, dan memperkuat ketahanan pasar energi global meski konflik di Timur Tengah berdampak ekonomi secara global.

RRI.CO.ID, Paris — Negara-negara G7 bersiap mengambil langkah tegas untuk menstabilkan pasar energi global. Kenaikan harga energi telah menimbulkan kekhawatiran inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat, dilansir dari Al Jazeera, Selasa, 31 Maret 2026.

Para menteri ekonomi dan keuangan G7 berkomitmen menstabilkan pasar energi di tengah perang Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. G7 menyatakan siap mengambil semua langkah yang diperlukan secara terkoordinasi.

Telekonferensi ini diselenggarakan oleh Prancis, yang memegang presidensi G7 tahun ini. Blokade Selat Hormuz menyebabkan harga minyak Brent, sebagai acuan global, melampaui 116 dolar (Rp1,9 juta) per barel.

Kelompok G7 menyerukan negara-negara untuk tidak memberlakukan pembatasan ekspor yang tidak berdasar pada minyak, gas, dan produk terkait. Badan Energi Internasional (IEA) memberikan opsi pengelolaan permintaan energi sesuai kondisi nasional.

Sebelumnya, IEA memutuskan untuk melepas 400 juta barel minyak dari cadangan strategis guna menurunkan harga global. Menteri Keuangan Jepang menekankan pentingnya mencegah dampak harga minyak yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Inggris menyerukan penyelesaian cepat konflik di Timur Tengah. Dampak ekonomi konflik ini bersifat global, meskipun G7 bukan pihak langsung dalam perang.

Bank sentral G7 berkomitmen menjaga stabilitas harga dan menetapkan kebijakan moneter berbasis data. G7 menegaskan fokusnya untuk menjaga stabilitas dan keamanan pasar energi.

Lonjakan harga energi berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi global, sehingga koordinasi internasional dianggap penting. Upaya G7 dan mitra bertujuan memperkuat ketahanan pasar energi global di tengah ketegangan Timur Tengah yang terus berlangsung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....