Filipina Dorong ASEAN Bentuk Satuan Tugas Geoekonomi

  • 21 Mar 2026 00:17 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ketua ASEAN 2026, Filipina mendorong ASEAN mengubah gugus tugas geoekonomi menjadi “Kelompok Geoekonomi ASEAN
  • Satuan Tugas Geoekonomi ASEAN dibentuk untuk membahas strategi terkoordinasi ASEAN, dalam menghadapi ketidakpastian perdagangan internasional.
  • Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Allan B. Gepty menekankan sangat penting bagi 11 Negara Anggota ASEAN untuk tetap bersatu

RRI.CO.ID, Metro Manila - Ketua ASEAN 2026, Filipina mendorong ASEAN mengubah gugus tugas geoekonomi menjadi “Kelompok Geoekonomi ASEAN.” Hal itu disampaikan Sekretaris Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Ma. Cristina A. Roque.

Dalam pertemuan dengan para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) ke-32, Sabtu, 14 Maret di Metro Manila itu Roque menyebut, ketahanan merupakan perisai utama ASEAN. Menurutnya, meskipun ASEAN tetap menjadi juara global pasar terbuka, lanskap saat ini menuntut agar keterbukaan tersebut didukung oleh koordinasi dan pandangan ke depan.

“Inilah mengapa transisi Gugus Tugas Geoekonomi ASEAN menjadi Kelompok Geoekonomi ASEAN sangat penting. Bersama dengan Gugus Tugas Tingkat Tinggi tentang Integrasi Ekonomi,” ujarnya menekankan.

“Badan ini akan memastikan bahwa kita tidak hanya bereaksi terhadap pergeseran global, tetapi juga menavigasinya bersama-sama.”

Satuan Tugas Geoekonomi ASEAN dibentuk untuk membahas strategi terkoordinasi ASEAN, dalam menghadapi ketidakpastian perdagangan internasional. Serta, untuk lebih meningkatkan ketahanan ekonomi kawasan.

“Satuan Tugas ini bertujuan untuk menerapkan proses pengambilan keputusan yang kohesif. Serta, terpadu di berbagai isu,” kata Roque.

Terpisah, Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Allan B. Gepty menekankan sangat penting bagi 11 Negara Anggota ASEAN untuk tetap bersatu. Utamanya, dalam melindungi dan memajukan agenda integrasi ekonomi ASEAN tersebut di tengah tantangan global.

“Sangat penting bagi 11 Negara Anggota ASEAN untuk tetap bersatu dalam melindungi dan memajukan agenda integrasi ekonomi ASEAN di tengah tantangan global. Seperti, melonjaknya harga minyak yang dipicu oleh ketegangan di Timur Tengah,” ujar Gepty Kamis, 12 Maret 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....