Mesir Serukan Diplomasi Redakan Ketegangan Timteng

  • 26 Mar 2026 19:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, melakukan panggilan terpisah dengan pejabat Kuwait dan Yordania untuk membahas upaya meredakan ketegangan yang meningkat di Timur Tengah.
  • Abdelatty menekankan pentingnya diplomasi sebagai jalur utama untuk memulihkan keamanan dan stabilitas regional.
  • Mesir, Kuwait, dan Yordania menegaskan dukungan mereka terhadap keamanan, stabilitas, dan kedaulatan Lebanon, serta menekankan perlunya kerja sama regional untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memulihkan stabilitas Timur Tengah.

RRI.CO.ID, Kairo — Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, melakukan panggilan telepon dengan pejabat dari Kuwait. Ia juga melakukan panggilan terpisah dengan pejabat Yordania untuk membahas upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah yang terus meningkat.

Konflik di kawasan ini memicu kekhawatiran internasional terkait stabilitas dan perdamaian regional. Dalam percakapan dengan Menteri Luar Negeri Kuwait, Sheikh Jarrah Jaber Al-Ahmad Al-Sabah, kedua pejabat menekankan pentingnya memprioritaskan diplomasi.

Melansir dari Xinhua, Kamis, 26 Maret 2026, mereka juga menekankan pentingnya memperkuat upaya meredam ketegangan. Abdelatty memperingatkan konsekuensi katastrofik dari kekerasan yang berlanjut.

Ia mengatakan hal tersebut dapat menimbulkan kekacauan dan mengancam perdamaian serta keamanan internasional. Dalam panggilan dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, Abdelatty menekankan diplomasi sebagai jalur utama memulihkan keamanan dan stabilitas regional.

Keduanya juga membahas persiapan untuk sesi menteri Dewan Liga Arab yang akan digelar akhir bulan ini. Mereka juga menekankan perlunya posisi Arab yang bersatu menghadapi tantangan keamanan dan politik bersama.

Abdelatty dan Safadi menegaskan dukungan mereka terhadap keamanan, stabilitas, dan kedaulatan Lebanon. Mereka mendukung komitmen pemerintah Lebanon untuk memastikan senjata tetap berada di bawah kendali negara.

Mesir, Kuwait, dan Yordania menegaskan bahwa diplomasi tetap menjadi jalur utama untuk mencegah eskalasi lebih lanjut. Mereka menekankan perlunya kerja sama regional untuk memulihkan stabilitas dan keamanan di Timur Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....