Indonesia-Jepang Sepakat Perkuat Kemitraan Ekonomi Strategis

  • 28 Feb 2026 12:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Jepang menegaskan kembali komitmen untuk memperkuat kemitraan ekonomi strategis. Yaitu, melalui pelaksanaan Second Indonesia-Japan Cooperation Dialogue (IJCD), Jumat, 27 Februari 2026 di Kemlu RI, Jakarta.

Pertemuan dipimpin oleh Wamenlu RI, Arrmanatha C. Nasir dan Wamenlu Jepang, Akahori Takeshi. Pelaksanaan IJCD ke-2 merupakan tindak lanjut pertemuan 2+2 Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara, November 2025.

Pertemuan ini menjadi momentum penting memperdalam arah kerja sama kedua negara di tengah dinamika geo-ekonomi global yang semakin kompleks. Dalam dialog tersebut, kedua pihak menegaskan komitmen untuk memperkuat sinergi pada sektor-sektor prioritas.

Yakni, meliputi perdagangan, investasi, transisi energi, ekonomi maritim, serta pengembangan industri strategis. Jepang dipandang sebagai mitra kunci Indonesia dalam mendukung agenda transformasi ekonomi Indonesia.

“Utamanya, melalui investasi berkualitas, hilirisasi industri. Serta, kerja sama pembangunan yang berkelanjutan,” kata Wamenlu RI di dalam pertemuan.

Sementara, kedua pihak sepakat memperkuat stabilitas rantai pasok kawasan dan mendorong kolaborasi pada sektor-sektor masa depan. Termasuk, energi bersih, ekonomi digital, dan pembangunan infrastruktur strategis.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan adaptif di tengah ketidakpastian global. Indonesia dan Jepang juga menggarisbawahi pentingnya kerja sama di bidang teknologi yang sedang berkembang untuk memperkuat daya saing.

Termasuk, inovasi, serta memastikan ketahanan ekonomi di tengah disrupsi global yang semakin cepat. Pertemuan juga menegaskan tekad kedua negara untuk membangun kemitraan ekonomi yang semakin kokoh, inklusif, dan berorientasi masa depan.

Kemitraan ini tidak hanya demi kepentingan nasional masing-masing, tetapi juga untuk mendukung stabilitas dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik. Adapun IJCD pertama diselenggarakan di Tokyo pada 2021.

Hubungan diplomatik Indonesia-Jepang terjalin sejak 1958 menunjukkan tren peningkatan signifikan, dari Kemitraan Strategis untuk Masa Depan yang Damai dan Sejahtera pada 2006. Meningkat menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2023.

Jepang tetap menjadi salah satu mitra utama Indonesia, dengan total perdagangan bilateral mencapai USD32,07 miliar pada 2025 dan realisasi investasi sebesar USD 3,1 miliar. Jepang juga merupakan mitra pembangunan strategis melalui dukungan pembiayaan dan kerja sama teknis yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....