Presiden Prabowo Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum Bagi Investasi
- 19 Feb 2026 12:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington, D. C. - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya stabilitas dan kepastian hukum bagi investasi. Presiden menegaskan tata kelola pemerintahan yang baik merupakan fondasi iklim investasi sehat.
“Tidak ada yang ingin berinvestasi dalam situasi atau suasana ketidakpastian, ketidakstabilan, atau bahkan kekacauan. Kita sangat beruntung bahwa Indonesia telah menikmati periode stabilitas dan perdamaian yang relatif cukup panjang,” ucap Presiden dalam forum roundtable Business Summit di Amerika Serikat, Rabu, 18 Februari 2026.
Presiden menyampaikan perjanjian perdagangan Indonesia dan Amerika Serikat memiliki arti penting bagi dunia usaha kedua negara. Perjanjian tersebut dinilai memberi sinyal kuat bagi penguatan kerja sama ekonomi dan investasi.
“Hal ini memberikan sinyal yang jelas bahwa Indonesia dan Amerika Serikat memilih untuk melanjutkan kerja sama ekonomi yang lebih dalam. Akses pasar yang lebih kuat, dan kepastian yang lebih besar bagi dunia bisnis,” ucap Presiden.
Presiden juga menyampaikan optimisme terhadap fundamental ekonomi nasional. Ia menyoroti realisasi investasi asing yang mencapai sekitar USD53 miliar tahun lalu serta pertumbuhan ekonomi yang stabil.
“Indikator-indikator penting sudah mulai terlihat. Kita menggerakkan ekonomi dari akar rumput. Strategi ekonomi kita sangat terfokus,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menegaskan Indonesia mencari mitra jangka panjang yang serius. Kerja sama tersebut diharapkan mendukung modernisasi, industrialisasi, dan pertumbuhan ekonomi saling menguntungkan.
“Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dengan kami. Dalam upaya berkelanjutan kami untuk memodernisasi dan melakukan industrialisasi,” ujar Presiden.
Pesan tersebut menegaskan posisi Indonesia sebagai negara stabil, terbuka, dan siap menjadi pusat pertumbuhan baru dunia. Kepastian hukum, pasar domestik kuat, dan transformasi ekonomi jangka panjang menjadi daya tarik investasi ke depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....