Ini Hidangan Khas Sahur dari Berbagai Negara
- 18 Feb 2026 15:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Ramadan merupakan bulan suci di mana umat Muslim berpuasa sepanjang hari, namun makanan selalu menjadi perhatian utama selama periode ini. Makan sahur sebelum fajar menjadi momen penting untuk memberi energi sepanjang hari.
Banyak orang biasanya menyukai sahur sederhana seperti kurma, susu, yogurt, dan keju. Namun, tradisi sahur di berbagai negara menawarkan variasi hidangan yang unik dan kaya rasa.
Di UAE, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Oman, sahur bisa berupa kurma dan yogurt. Hidangan lain yang populer adalah shakshuka (telur dan tomat) yang disajikan dengan roti Arab dan rempah segar, dilansir dari Yufeed, Rabu, 18 Februari 2026.
| Baca juga: Trump Siapkan Tarif Baru untuk 60 Negara |
Selain itu hudangan yang populer adalah kabsa atau machboos, berupa nasi, daging, dan rempah-rempah. Di Irak, sahur biasanya sederhana dengan telur, keju, kurma, dan roti tradisional.
Hidangan tersebut dipadukan dengan sayuran segar, rempah, buah, dan teh, menghasilkan makanan yang sederhana namun bergizi. Sementara itu, hidangan Sahur di Mesir biasanya mencakup foul medames (kacang fava rebus) dan taameya (falafel Mesir).
Selain itu, masyarakat Mesir juga sahur dengan roti hangat, yogurt, dan madu, kadang disertai semangka dan keju putih. Di Maroko, sup harira (tomat dan lentil) menjadi hidangan sahur populer, biasanya diikuti couscous dengan daging, sayuran, dan kuah lezat.
Di Lebanon, sahur menekankan keseimbangan rasa dan tekstur dengan mana’eesh (roti pipih za’atar atau keju) dan kishk. Kadang, hidangan ini diakhiri dengan manisan seperti kellaj atau atayef (pancake Lebanon).
Makan sahur di Djibouti populer dengan bubur, susu asam, dan sup. Sup ini biasanya dicampur jagung dan jelai, menghasilkan hidangan bernutrisi tinggi dan kaya serat yang menjaga energi serta rasa kenyang.
Pakistan memiliki Milky Seviyan yang menjadi hidangan sahur favorit, terbuat dari seviyan, susu, gula, minyak, dan kapulaga. Meski manis, makanan ini efektif memberi energi sepanjang hari.
Di Turki, sahur diakhiri dengan hidangan manis Sütlaç, nasi dengan susu, gula, telur, dan vanila yang dipanggang hingga berwarna kecokelatan. Sementara itu, di Iran, sahur tradisional biasanya terdiri dari sup, stew, keju Azari, sayuran, dan kacang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....