Sekjen ASEAN Apresiasi Slowakia Ingin Bergabung di TAC

  • 08 Feb 2026 13:24 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - ASEAN mengapresiasi keinginan Slowakia bergabung di Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (TAC). Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, mengatakan Slowakia selama ini memiliki hubungan substantif dengan ASEAN.

“Republik Slowakia telah mengajukan permohonan ke TAC. Saya tidak ingin mendahului waktu, tetapi saya akan mengatakan Slowakia memiliki hubungan substantif dengan ASEAN," ujar Sekjen Kao dalam pertemuan tahunan dengan awak media, Rabu, 4 Februari 2026 di Markas Besar ASEAN, Jakarta.  

Sekjen Kao menilai keseriusan Slowakia untuk bergabung di TAC juga dibuktikan dengan penunjukkan duta besar untuk ASEAN. “Jadi mereka telah menunjuk duta besar mereka untuk ASEAN, duta besar Republik Slowakia untuk ASEAN sejak 2019,” katanya menambahkan. 

Di sisi lain Sekjen Kao mengungkapkan, saat ini banyak negara mengajukan permohonan ingin bergabung dengan TAC. Ia menjelaskan, beberapa di antaranya telah disetujui oleh negara-negara anggota, sedangkan lainnya masih dalam proses peninjauan. 

“Jadi saya berharap keanggotaan akan meningkat dan kemudian ini dapat digantikan. Pada hari ketika Filipina memimpin ASEAN, akan diadakan peringatan ulang tahun ke-50 TAC pada tanggal 24 Juli tahun ini,” ucapnya menekankan. 

Keinginan Slowakia bergabung ke TAC disampaikan Menluny Juraj Blanár, saat pertemuan dengan Menlu Sugiono, Selasa, 3 Februari 2026. Blanár menyebut, keinginan itu didasari pentingnya kawasan Asia Tenggara dan Indo-Pasifik bagi Slowakia. 

“Saya datang ke Indonesia untuk memperkuat kerja sama kita di tingkat bilateral. Tidak hanya di bidang politik tetapi juga di bidang ekonomi, juga untuk memperkuat kerja sama kita di kawasan ASEAN,” kata Menlu Slowakia.

“Karena itulah terima kasih, Bapak Menteri, atas dukungan Anda dalam proses aksesi ke TCA, Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama. Karena kami ingin lebih terlibat di kawasan ini dan berkontribusi dari pihak kami," ujarnya. 

Sementara, saat ini terdapat 58 negara yang bergabung ke dalam TAC. Dengan 3 di antaranya yaitu Finlandia, Aljazair dan Uruguay bergabung saat keketuaan Malaysia di ASEAN pada 2025. 


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....