Situasi Iran Mulai Kondusif, WNI Belum Diperlukan Evakuasi
- 04 Feb 2026 05:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyatakan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Iran saat ini belum perlu dievakuasi. Berdasarkan pemantauan Kedutaan Besar RI (KBRI) Teheran, kondisi di negara tersebut dinilai mulai kondusif.
Demikian disampaikan Juru Bicara Kemlu, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, Rabu 4 Februari 2026. Meski begitu, dia mengimbau WNI di Iran untuk tetap meningkatkan kewaspadaan.
"Hindari kerumunan massa dan terus membawa identitas selama berkegiatan," ujarnya. Para WNI juga diminta menghubungi KBRI Teheran apabila terjadi kondisi darurat.
Menurut Vahd, saat ini WNI yang berada di Iran mencapai 329 orang yang sebagian besar adalah pelajar. Mereka terbesar di berbagai kota terutama Tehran, Qom, dan Bandar Abbas.
Vahd menyatakan berdasarkan pengamatan KBRI Teheran, situasi di Iran relatif normal dan kondusif. Terutama setelah terjadinya aksi massa pada minggu pertama Januari 2026.
"Kemlu dan KBRI Tehran sudah menyiapkan skema pemulangan jika terjadi sesuatu atau konflik memanas," ujarnya. Menurut Vahd, sebelumnya sempat terjadi pemutusan hubungan internet di KBRI, tetapi sekarang telah beroperasi normal kembali.
Menurut laman Kemlu, KBRI Teheran terus berkomunikasi dengan para WNI di berbagai wilayah Iran. Terutama di kota-kota simpul utama komunitas WNI seperti Qom dan Isfahan yang relatif tidak terdapat gangguan signifikan.
Meski belum diperlukan evakuasi, KBRI Teheran terus mengantisipasi eskalasi situasi keamanan sesuai rencana kontigensi yang terus dilakukan.
Bagi WNI yang memiliki rencana perjalanan ke Iran, diimbau agar menunda hingga situasi dan kondisi keamanan dinyatakan kondusif sepenuhnya. Dalam situasi darurat, WNI dapat segera menghubungi Hotline KBRI Tehran nomor +98 9914668845/+98 902 466 8889 atau Direktorat Pelindungan WNI Kemlu nomor +62 812-9007-0027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....