Indonesia Berpartisipasi di Pameran Buku Internasional Kairo

  • 24 Jan 2026 17:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Kairo - Indonesia berparitisipasi pada Cairo International Book Fair (CIBF) ke-57 di Kairo, Mesir. Paviliun Indonesia sendiri resmi dibuka pada Rabu, 21 Januari 2026 guna memeriahkan pameran buku internasional ini.

Pembukaan paviliun dipimpin Kuasa Usaha ad Interim (KUAI) KBRI Kairo, M. Zaim A. Nasution. Serta, dihadiri perwakilan Kementerian Agama RI yang merupakan Pentashih Mushaf Al-Qur'an pada Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ), Asep Rifqi Abdul Aziz.

“Partisipasi Indonesia dalam CIBF ini merupakan bagian dari upaya pemerintah. Terutama, Kementerian Agama, untuk memperluas kontribusi Indonesia dalam diskursus intelektual Islam dunia,” ujar Asep Rifqi.

Asep Rifqi menjelaskan, pemerintah Indonesia tidak hanya menampilkan karya ilmiah berupa buku dan produk keilmuan. Tetapi, juga produk amaliah sebagai praktik nilai keagamaan yang membumi.

Ia menambahkan, partisipasi Indonesia di CIBF juga menjadi bagian dari penguatan ekoteologi di tingkat internasional sebagai implementasi Asta Protas Kementerian Agama. “Ekoteologi menempatkan harmoni antara Tuhan, manusia, dan alam sebagai fondasi pembangunan dunia yang berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara, kehadiran Indonesia dalam CIBF merupakan bagian dari penguatan diplomasi kebudayaan dan keagamaan, sekaligus ruang dialog dan pertukaran pemikiran intelektual. Kata KUAI KBRI Kairo, M. Zaim A. Nasution pada kesempatan yang sama.

Zaim mengapresiasi Kementerian Agama atas hadirnya kembali Indonesia pada pameran buku internasional di Mesir setelah sekitar 20 tahun absen. Menurutnya, partisipasi ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran Indonesia dalam forum literasi dan intelektual internasional.

“Kemudian, mempererat hubungan historis Indonesia-Mesir. Sekaligus, sebagai bentuk penerjemahan kerjasama kemitraan strategis yang ditandatangani Presiden RI dan Presiden Mesir pada April 2025 di Kairo,” katanya.

“Partisipasi ini menandai kebangkitan kembali peran Indonesia dalam forum literasi dan intelektual internasional.”

Pembukaan paviliun juga dimeriahkan dengan pembacaan puisi oleh Ashraf AboArafe, seniman, penyair, dan novelis asal Mesir. Serta, dimerihakan demonstrasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat yang diperagakan secara langsung oleh Hilma.

Adapun, Paviliun Indonesia menampilkan manuskrip kuno, karya-karya ulama Nusantara bertema ekoteologi. Serta, berbagai produk mushaf Al-Qur’an hasil produksi UPQ sebagai kontribusi Indonesia dalam pengembangan mushaf Al-Qur’an berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....