Denmark Siaga Militer Hadapi Ancaman AS di Greenland
- 24 Jan 2026 16:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Nuuk - Denmark meningkatkan status kesiapsiagaan militernya terkait Greenland setelah muncul kekhawatiran akan kemungkinan serangan dari Amerika Serikat. Penyiar publik Denmark, DR, melaporkan bahwa pada pekan lalu pasukan Denmark diperintahkan untuk bersiaga.
Melansir dari Anadolu, Sabtu, 24 Januari 2026, pasukan bersiaga dengan amunisi tajam sebagai langkah antisipasi dalam skenario terburuk. Para prajurit bahkan disiapkan untuk membawa amunisi tajam ke ibu kota Greenland, berdasarkan informasi dari sumber-sumber politik pusat.
Kesiapsiagaan ini berlangsung hingga pertengahan pekan, sebelum situasi mereda setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengendurkan sikap militernya. Perubahan tersebut terjadi usai Trump bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dalam Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss.
Setelah pertemuan tersebut, Trump menarik ancaman penggunaan kekuatan terhadap Greenland. Laporan DR juga menyebutkan bahwa terdapat kemauan politik yang luas di Denmark untuk melawan jika serangan benar-benar terjadi.
Sikap tersebut tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai partai oposisi. Denmark menegaskan komitmennya untuk mempertahankan Greenland sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya.
Amerika Serikat diketahui menunjukkan minat terhadap Greenland karena lokasinya yang strategis di kawasan Arktik. Selain itu juga karena kekayaan sumber daya mineral, serta kekhawatiran atas meningkatnya pengaruh Rusia dan Tiongkok di wilayah tersebut.
Namun, Denmark dan Greenland secara tegas menolak proposal penjualan wilayah itu. Setelah bertemu Rutte, Trump menyatakan bahwa sebuah kerangka kerja telah dibentuk.
Kerangka tersebut berisi potensi kesepakatan yang melibatkan Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas. Trump juga membatalkan ancaman untuk memberlakukan tarif terhadap negara-negara Eropa yang menentang upaya akuisisi wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....