Iran Hormati Bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza

  • 23 Jan 2026 03:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Iran menyatakan penghormatan penuh atas langkah Indonesia yang memutuskan untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Hal ini disampaikan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Menurutnya, Iran memahami bahwa setiap negara, termasuk Indonesia, memiliki kepentingan nasional serta perspektif berbeda dalam merespons isu Palestina. Dubes Boroujerdi meyakini Indonesia merupakan negara mandiri yang memegang prinsip politik luar negeri non-blok.

Ia menjamin, keterlibatan Indonesia dalam inisiatif tersebut tidak akan menggoyahkan hubungan bilateral kedua negara. “Kita memiliki hubungan yang sangat baik dengan Indonesia, dan kita akan terus berhubungan dengan Indonesia,” katanya.

Meski demikian, Iran tetap pada posisi teguh terkait syarat perdamaian di Timur Tengah. Boroujerdi menggarisbawahi, langkah perdamaian hanya efektif jika pendudukan Israel diakhiri secara total terlebih dahulu.

Kepastian bergabungnya Indonesia ditandai dengan penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian oleh Presiden Prabowo Subianto. Prosesi dilakukan bersama tujuh pemimpin negara lainnya di sela-sela forum World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.

Presiden Prabowo menilai Dewan Perdamaian Gaza sebagai peluang bagi Indonesia untuk berkontribusi nyata bagi Palestina. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan, kebijakan ini tetap berpijak pada prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif.

Diketahui, Indonesia resmi bergabung bersama tujuh negara lainnya, yakni Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Inisiatif ini pertama kali diperkenalkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada September 2025 lalu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....