Wamenlu Tata Pastikan Indonesia Selalu Mendukung Perjuangan Palestina

  • 30 Nov 2025 21:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta:Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memastikan, Indonesia selalu mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan. Kata Wamenlu Tata pada pelaksanaan “Walk for Palestine” memperingati Hari Solidaritas Internasional bersama Rakyat Palestina, Minggu (30/11/2025) di Jakarta.

“Peringatan International Day of Solidarity with the Palestinian People kali ini, melalui kegiatan Walk for Palestine, adalah amanat komunitas internasional. Indonesia akan terus konsisten menjalankan komitmen tersebut, sejalan dengan amanat konstitusi kita,” ujar Wamenlu Tata.

“Yaitu, untuk selalu mendukung perjuangan bangsa Palestina untuk memperoleh kemerdekaan.”

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir (mengenakan topi putih) memberikan sambutan pada pelaksanaan “Walk for Palestine” memperingati Hari Solidaritas Internasional bersama Rakyat Palestina, Minggu (30/11/2025) di Jakarta (Foto:Kemlu RI)

Adapun, “Walk For Palestine” diselenggarakan memperingati Hari Solidaritas Internasional bersama Rakyat Palestina yang jatuh setiap 29 November. Yaitu, berdasarkan mandat Majelis Umum PBB yang mendorong negara anggota menunjukkan dukungan nyata terhadap hak-hak bangsa Palestina.

Lebih dari 600 peserta memadati kawasan Sarinah untuk mengikuti “Walk For Palestine”, sebuah aksi jalan bersama digelar Kemlu RI sebagai bagian “Palestine Solidarity Week 2025”. Selain diikuti oleh para pejabat teras Kemlu RI, juga oleh para perwakilan negara asing dan organisasi internasional di Jakarta.

Sebagai rangkaian utama Palestine Solidarity Week, juga turut diselenggarakan pameran foto dan pemutaran film yang menampilkan kondisi kemanusiaan di Palestina. Melalui perpaduan edukasi publik dan partisipasi masyarakat, rangkaian acara ini bertujuan memperluas pemahaman publik Indonesia mengenai kondisi rakyat Palestina.

Sementara, “Walk for Palestine” juga diiringi dengan gerakan Diplomat Peduli untuk menggalang dukungan bagi penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal ini menegaskan perhatian Kemlu yang tetap mengedepankan kondisi kemanusiaan di tanah air, selain isu kemanusiaan internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....