Gubernur Kalbar Dorong KAIB Bangun Peradaban Inklusif Berkelanjutan
- 09 Sep 2025 15:31 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Konferensi Antarbangsa Islam Borneo (KAIB) ke-16 resmi digelar di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (9/9/2025).
Acara yang diinisiasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak ini menghadirkan akademisi, tokoh agama, serta perwakilan perguruan tinggi Islam dari Indonesia, Sarawak Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Saat membacakan sambutan Gubernur Kalbar Ria Norsan, Inspektur Provinsi Kalbar Marlina menegaskan bahwa KAIB merupakan forum strategis untuk mempertemukan pemikiran lintas disiplin dan lintas negara, membahas kontribusi Islam dalam membangun peradaban inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di kawasan Borneo.
“Kami percaya bahwa dialog seperti ini bukan sekadar akademik, melainkan bagian dari upaya kolektif untuk merumuskan solusi atas tantangan global yang kita hadapi bersama,” ujarnya.
Marlina menambahkan, di tengah dinamika global yang ditandai perubahan iklim, ketimpangan sosial, radikalisme, dan disrupsi teknologi, Islam hadir sebagai sumber nilai universal yang mendorong perdamaian, keadilan, dan kemajuan.
Borneo, lanjutnya, dengan keragaman etnis dan tradisi yang telah lama hidup harmonis, menjadi bukti bahwa nilai-nilai Islam dapat berintegrasi secara konstruktif dengan kearifan lokal.
Melalui konferensi ini, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk menggali nilai luhur Islam yang membentuk karakter masyarakat Borneo, mendorong riset lintas disiplin sebagai referensi kebijakan publik, serta memperkuat jejaring kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat sipil.
“Pemerintah Provinsi Kalbar berkomitmen mendukung inisiatif yang menjunjung tinggi nilai keilmuan, spiritualitas, dan kemanusiaan. Sinergi antara pemikiran global dan akar budaya lokal adalah fondasi utama pembangunan berkelanjutan,” tegas Marlina.
KAIB XVI juga menghadirkan keynote speaker dari tiga negara, di antaranya Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama RI Sahiron Syamsudin, Mufti Kerajaan Negeri Sabah, serta Pengurus Besar Tabung Baitul Mal Sarawak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....