Dubes Jepang: Hubungan Diplomatik dengan Indonesia Terus Meningkat

  • 24 Feb 2023 08:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Duta Besar Jepang di Jakarta, Kanasugi ‎Kenji mengungkapkan, terjadi peningkatan kerja sama di berbagai bidang dalam 65 tahun hubungan diplomatik RI-Jepang. Dia menyebut pada sektor ekonomi misalnya, saat ini terdapat 2000 perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan ini telah membantu memperkaya mata pencaharian masyarakat Indonesia di berbagai sektor, mulai dari energi mobil, konstruksi dekarbonisasi, dan pencegahan bencana. Hingga real estate dan pusat perbelanjaan,” kata Kanasugi Kenji ditemui di sela-sela “Hari Ulang Tahun Kaisar”, Kamis (23/2/2023) malam di Jakarta.

Terkait kerja sama di bidang keamanan Indonesia dan Jepang memiliki sejumlah program kerja sama. Misalnya, kerja sama trilateral bersama PBB, untuk operasi pemeliharaan perdamaian yang dimulai sejak 2022.

“Dan, kami ingin melanjutkan tahun ini juga. Serta, bantuan kemanusiaan dan pengurangan bencana, merupakan bidang kerja sama penting lainnya,” katanya.

“Tentu di atas semua itu, “Super Garuda Shield” tahun lalu merupakan lompatan yang sangat jauh ke depan. Jika Indonesia akan menyelenggarakan babak Super Garuda Shield lagi, saya kira pemerintah Jepang atau Jepang sangat berkepentingan untuk ikut serta dalam latihan tersebut,” ujar Kenji.

Kerja sama di bidang antar masyarakat juga tidak kalah menguat, utamanya pascapandemic Covid-19. Jepang mencatat sebanyak 20.000 ribu wisatawan Indonesia berkunjung ke negeri sakura itu hingga Januari 2023.

“Banyaknya turis Indonesia yang datang ke Jepang, bulan lalu lebih dari 20.000 orang Indonesia berwisata ke Jepang. Kami dengan sepenuh hati menyambut Anda untuk datang ke Jepang dan menikmati musim dingin, musim semi, dan musim panas Jepang,” ucapnya.


Duta Besar Jepang di Jakarta, Kanasugi ‎Kenji, membacakan sambutan dalam peringatan "Hari Ulang Tahun Kaisar", Kamis (23/2/2023) malam di Jakarta. (Foto:RRI/RetnoMandasari)


Secara khusus Kanasugi ‎Kenji menyebut, 2023 merupakan tahun penting dengan berbagai momentum untuk kedua negara. Dimana Indonesia-Jepang merayakan 65 tahun hubungan diplomatik, 50 tahun persahabatan dan kerja sama ASEAN-Jepang hingga keketuaan di G7 dan ASEAN.

“Kita juga memiliki banyak peluang untuk bekerja sama secara erat tahun ini dalam mengatasi tantangan global dan regional. Karena, Jepang memimpin G7 dan Indonesia telah menjadi presiden ASEAN sebagaimana ditetapkan dalam slogan peringatan 50 tahun ASEAN," ucapnya.

Pada saat yang sama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mendorong adanya peningkatan kerja sama kedua negara di berbagai sektor. Menyusul 2023 merupakan momentum penting untuk Indonesia dan Jepang.

“Hadirin sekalian tahun ini menandai peringatan 65 tahun hubungan bilateral Indonesia-Jepang dan peringatan 50 tahun kemitraan ASEAN-Jepang. Juga pada tahun 2023 Indonesia menjadi ketua ASEAN dan Jepang menjadi ketua G7," katanya.

Jepang merupakan mitra Indonesia dalam bidang investasi dan perdagangan dan menjadi negara penanaman modal asing terbesar keempat di Indonesia pada 2022. Dalam beberapa tahun terakhir, nilai investasi Jepang mencapai USD8,4 miliar di Indonesia serta total perdagangan bilateral antara Indonesia dan Jepang pada tahun 2022 telah mencapai USD42 miliar meningkat 9 persen dari tahun 2021.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....