Rusia Ajak Indonesia Gabung Pusat Kompetensi Industri BRICS

  • 15 Apr 2025 18:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Rusia mengajak Indonesia yang telah resmi menjadi anggota BRICS, untuk bergabung di Pusat Kompetensi Industri BRICS (BCIC) yang diluncurkan pada 9 April 2025. Adapun pusat kompetensi industri ini turut didukung Organisasi Pengembangan Industri PBB (UNIDO) di Wina, Austria.

“Kami mulai meluncurkan Pusat Kompetensi Industri negara-negara BRICS, tetapi atas dasar bantuan Organisasi Pengembangan Industri PBB (UNIDO). Jadi, sekarang kami berharap Indonesia akan bergabung,” kata Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia Alexey Gruzdev saat ditemui di sela-sela pertemuan ke-13 Komisi Bersama untuk Perdagangan, Ekonomi, dan Kerja Sama Teknis, Senin (14/4/2025) di Jakarta.

Gruzdev menjelaskan ide awal pembentukan BCIC adalah untuk mendistribusikan dan berbagi teknologi terbaik di antara negara-negara anggota BRICS. Yaitu, dengan tujuan demi kepentingan bersama.

“Jadi, kami yakin itu akan baik bagi UKM untuk mendapatkan akses ke pasar bersama. Seperti, bagi solusi untuk pelatihan, untuk keterampilan dan transfer teknologi,” ucapnya.

Melansir laman UNIDO disebutkan, BCIC merupakan pusat jaringan terpadu bagi perusahaan manufaktur di negara-negara BRICS Plus. Sebagai upaya membantu mereka bertransisi menjadi ‘Pabrik Masa Depan’.

Selain, tujuan lain pembentukannya adalah untuk berekspansi secara internasional, dan mengadopsi praktik berkelanjutan. Visinya adalah menjadi pasar teknologi yang digerakkan oleh BRICS untuk perusahaan kecil dan menengah.

Kemudian, mempromosikan akses pasar dan internasionalisasi bisnis. Serta, menyediakan solusi yang dapat diskalakan yang dapat diadopsi di seluruh BRICS dan negara-negara mitra lainnya.

Sementara, UNIDO menyatakan siap mendukung negara-negara BRICS Plus dalam menyatukan pusat-pusat nasional mereka yang ada ke dalam jaringan. Yaitu, untuk mencapai dampak maksimum dalam pembangunan ekonomi dan industri berkelanjutan.

Yakni, dengan mengembangkan peningkatan keterampilan untuk Industri 4.0 dan ekosistem inovasi di seluruh BRICS. Sementara, peluncuran BCIC turut dihadiri Direktur Jenderal UNIDO Gerd Müller.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....