Okupansi Hotel di Bali Tembus 68 Persen, Waktu Tinggal Turis Cenderung Turun
- 06 Okt 2026 08:28 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat bahwa sektor pariwisata Bali pada Agustus 2026 menunjukkan tren peningkatan pada volume kunjungan dan hunian kamar, namun diiringi dengan menurunnya rata-rata durasi menginap wisatawan.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Bali yang dirilis pada 1 Oktober 2026, jumlah kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) secara langsung ke Bali mencapai 685.994 kunjungan. Arus kedatangan ini didominasi oleh wisman pemegang paspor Australia sebanyak 161.258 kunjungan. Peningkatan kedatangan tersebut turut mengerek Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang menjadi 68,19 persen, naik 0,90 persen poin dari Juli 2026, sementara TPK hotel nonbintang juga naik 0,63 persen poin menjadi 43,16 persen.
Kendati okupansi hotel meningkat, data menunjukkan bahwa para tamu cenderung memperpendek waktu liburan mereka. Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada Agustus 2026 tercatat hanya 2,77 malam, mengalami penurunan sebesar 0,05 poin secara month to month. Kondisi serupa juga terjadi pada akomodasi nonbintang, di mana rata-rata durasi tamu menginap hanya mencapai 2,15 malam, yang juga merosot 0,05 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....