Teknologi Digital Dapat Dukung Pengelolaan Air yang Bijak dan Berkelanjutan

  • 10 Mar 2026 15:38 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung pengelolaan sumber daya air. Amelia menilai ketersediaan dan pengelolaan air bersih menjadi salah satu tantangan besar yang harus dihadapi bersama di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi digital.

Menurutnya, berbagai inovasi digital seperti sistem pemantauan kualitas air, pengelolaan distribusi air berbasis data. Hingga edukasi publik melalui platform digital dapat membantu meningkatkan efisiensi penggunaan air di masyarakat.

“Digitalisasi membuka peluang besar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air secara bijak. Dengan memanfaatkan teknologi, kita dapat mengoptimalkan pengawasan, perencanaan, serta distribusi air agar lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Amelia.

Amelia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pengelolaan air yang lebih baik. Ia menilai literasi digital dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konservasi air serta penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Amelia juga mengingatkan bahwa ancaman krisis air tidak hanya terjadi secara global, tetapi mulai dirasakan di berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, diperlukan upaya bersama untuk memperkuat edukasi publik serta memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang.

Sementara Dibyo Saputro, Kasubdit Perencanaan Program Anggaran Direktorat Air Minum, yang memaparkan strategi pemerintah dalam meningkatkan akses air bersih melalui perencanaan program berbasis data dan teknologi digital. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi informasi menjadi salah satu pendekatan penting dalam mempercepat pencapaian target akses air minum yang aman dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Nifa Rahma, Chairman Green Welfare Indonesia, menyoroti peran komunitas dan masyarakat sipil dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air. Ia menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam berbagai gerakan lingkungan, termasuk kampanye penghematan air, pengelolaan limbah ramah lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Dirjen KPM Komdigi bersama Komisi I DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi digital yang tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi. Tetapi juga pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu strategis, termasuk pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Rekomendasi Berita