Perjuangkan Palestina, Legislator: Seharusnya Palestina Masuk dalam BoP

  • 08 Mar 2026 11:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin menilai sudah seharusnya Palestina dilibatkan dalam forum Board of Peace (BoP). Pasalnya, tujuan dibentuknya BoP untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan mendorong terciptanya keadilan bagi rakyat Palestina.

Menurut TB Hasanuddin, keterlibatan Palestina sangat penting agar proses diskusi dan pengambilan keputusan dapat berlangsung secara adil dan setara. Tanpa kehadiran Palestina sebagai pihak yang paling berkepentingan, upaya membicarakan masa depan dan hak-hak rakyat Palestina dikhawatirkan tidak akan mencerminkan keadilan yang sesungguhnya.

Karena itu, TB Hasanuddin meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil langkah diplomatik dengan mengajak dan memasukkan Palestina dalam forum BoP. Dengan begitu, Palestina dapat duduk bersama dalam forum internasional tersebut untuk menyampaikan pandangan dan kepentingannya secara langsung.

“Jika tujuan forum ini adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina dan menghadirkan keadilan, maka Palestina harus diberi ruang untuk ikut serta dan berdiskusi secara setara,” ujar TB Hasanuddin, Minggu (8/3/2026). Ia menegaskan bahwa Indonesia sejak lama memiliki komitmen kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat konstitusi.

Oleh karena itu, berbagai langkah diplomasi yang ditempuh Indonesia di tingkat internasional harus tetap konsisten dengan prinsip tersebut. Diketahui, pelembagaan BoP sejak awal diinisiasi oleh Amerika Serikat dan disetujui melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 2803 pada November 2025.

Dalam perkembangannya, keanggotaan BoP ditentukan oleh Amerika Serikat sebagai inisiator melalui mekanisme undangan resmi. Namun hingga saat ini, tidak terdapat undangan yang diberikan kepada perwakilan Palestina.

Sebenarnya keberadaan BoP membuat pembagian besar negara-negara. Ada yang menerima undangan dan ikut, ada pula yang menerima undangan dan menyatakan tak ikut.

Berikut daftar negara yang ikut BoP:

1.Amerika Serikat

2.Arab Saudi

3.Argentina

4.Armenia

5.Azerbaijan

6.Bahrain

7.Bulgaria

8.El Salvador

9.Hungaria

10.Indonesia

11.Israel

12.Kazakstan

13.Kosovo

14.Mongolia

15.Maroko

16.Pakistan

17.Paraguai

18.Qatar

19.Turki

20.Uni Emirat Arab (UEA)

21.Uzbekistan

22.Yordania

Rekomendasi Berita