Pemerintah Buka Magang Nasional 2026, Target 150 Ribu Peserta

  • 23 Jun 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Buka Magang Nasional 2026, Target 150 Ribu Peserta

RRI.CO.ID, Jakarta — Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional Angkatan II Tahun 2026 dengan target 150 ribu peserta. Jumlah tersebut meningkat sekitar 50 persen dibandingkan angkatan pertama pada 2025 yang menjaring 102,6 ribu peserta.

Program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam penguatan kualitas sumber daya manusia itu ditujukan bagi sarjana yang baru lulus atau fresh graduate.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah telah menyetujui pelaksanaan Program Magang Nasional Angkatan II Tahun 2026 dengan target 150 ribu peserta.

“Program Magang Nasional Angkatan II Tahun 2026 telah disetujui dengan target 150 ribu peserta sesuai usulan yang diajukan,” ujar Yassierli dalam konferensi pers, Senin 22 Juni 2026.

Selain program magang, pemerintah juga menyiapkan Program Pelatihan Vokasi Nasional yang menargetkan 220 ribu peserta. Program tersebut difokuskan bagi lulusan SMA dan SMK, termasuk 50 ribu peserta dari kalangan pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Yassierli menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan tengah mempersiapkan pelaksanaan program berdasarkan hasil evaluasi Program Magang Nasional sebelumnya. Sejumlah perbaikan dilakukan, terutama terkait pemerataan sebaran peserta serta perluasan bidang kejuruan dan profesi yang tersedia di lokasi magang.

“Perbaikan akan difokuskan pada pemerataan peserta. Dan perluasan pilihan kejuruan maupun profesi yang dapat diikuti peserta magang,” katanya.

Pada 2025, Program Magang Nasional melibatkan 102,6 ribu peserta yang ditempatkan di 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia.

Pemerintah akan segera mengumumkan jadwal dan tahapan pendaftaran Program Magang Nasional Angkatan II Tahun 2026. Proses penerimaan peserta ditargetkan mulai dibuka pada Juli 2026

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....