IKM Komponen Otomotif Mampu Pasok Kebutuhan Kendaraan Niaga Domestik
- 23 Feb 2026 13:24 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah terus memacu pengembangan industri otomotif nasional pada segmen pasar kendaraan komersial termasuk pikap. Rantai pasok industri otomotif nasional erat kaitannya dengan pelaku industri komponen otomotif skala kecil dan menengah.
Kementerian Perindustrian konsisten untuk terus melakukan berbagai program dan kegiatan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif untuk dapat masuk ke dalam rantai pasok industri kendaraan bermotor. Upaya yang dilakukan diantaranya adalah Fasilitasi Restrukturisasi Mesin dan Peralatan, Pendampingan dan Sertifikasi ISO 9001, Implementasi Industri 4.0, Pendampingan Penerapan Lean Manufacturing, Sosialisasi ISO 14001 dan IATF, hingga Fasilitasi Link and Match dengan Industri Besar.
Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) juga berkolaborasi dengan berbagai stakeholder pengembangan IKM komponen otomotif, salah satunya bersama Asosiasi Perkumpulan Industri Kecil dan Menengah Komponen Otomotif (PIKKO).
PIKKO merupakan asosiasi IKM manufaktur komponen otomotif yang dibina Ditjen IKMA Kemenperin. Berdiri sejak 13 tahun yang lalu dan beranggotakan sebanyak 110 IKM yang memproduksi komponen otomotif berbahan dasar metal, plastic rubber dan nonwoven insulation, karpet serta mould and dies yang merupakan tier 2 dan 3 industri otomotif nasional. PIKKO juga menjadi bagian ekosistem dari OEM dan tier 1 untuk kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih.
Salah satu bentuk sinergi Kemenperin dan PIKKO adalah peluncuran Alat Mekanis Multiguna Perdesaan (AMMDes) pada tahun 2018 di acara GIIAS yang dibuat oleh anak perusahaan PT Astra Otoparts Tbk, yaitu PT Velasto Indonesia yang saat ini menjadi PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia, yang dalam produksinya melibatkan IKM komponen otomotif binaan Ditjen IKMA (PIKKO dan IKM Tegal).
|
Selanjutnya,
Bukti Kemampuan IKM
|
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....