Wamenekraf Dorong Kolaborasi Musik Indonesia-Korea Selatan
- 06 Feb 2026 16:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai kolaborasi musik dengan Korea Selatan dapat menjadi pintu masuk strategis bagi musisi Indonesia ke pasar global. Kolaborasi lintas negara dinilai mampu memperluas jangkauan karya serta meningkatkan daya saing talenta lokal.
“Kolaborasi dengan Korea Selatan bisa menjadi entry point yang kuat bagi musisi Indonesia untuk naik kelas secara global,” kata Irene di Jakarta, Jumat 6 Februari 2026.
Namun, ia menegaskan kerja sama harus dibangun secara seimbang dan berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan Irene dalam audiensi bersama penyanyi Saniyah serta CEO & Founder Big Ground Entertainment Kevin Hermanto.
Pertemuan membahas peluang kolaborasi industri musik lintas negara. Irene menyebut kerja sama internasional tidak hanya membuka akses pasar, tetapi juga memperkuat posisi tawar musisi Indonesia.
Selain itu, kolaborasi juga penting untuk menjamin perlindungan hak cipta karya. Menurut Irene, industri musik Korea Selatan unggul dari sisi ekosistem dan pemahaman lisensi.
Sementara Indonesia memiliki kekuatan pada basis pasar dan jumlah pendengar yang besar. Sinergi kedua negara dinilai berpotensi menciptakan kolaborasi yang saling menguntungkan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri musik secara berkelanjutan. Irene juga menekankan pentingnya membuka lebih banyak panggung bagi musisi pendatang baru.
Langkah tersebut dapat dilakukan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Selain itu, pembahasan turut mencakup pengembangan talenta berbasis panggung.
Penguatan perlindungan hak kekayaan intelektual musisi Indonesia juga menjadi perhatian. Sementara itu, CEO & Founder Big Ground Entertainment Kevin Hermanto menjelaskan konsep Veiled Cup sebagai format pencarian bakat yang mengedepankan prinsip keadilan.
Kompetisi ini menilai peserta murni berdasarkan kualitas vokal. "Melalui konsep veil, juri hanya mendengarkan suara tanpa mengetahui identitas peserta,” ujar Kevin.
Ia menambahkan juri dan peserta bahkan tidak berada di ruang yang sama saat penilaian. Keberhasilan Veiled Cup mendorong pengembangan lanjutan bagi para pemenang.
Program lanjutan mencakup kolaborasi musisi Indonesia dan Korea Selatan dalam produksi lagu. Upaya ini sejalan dengan langkah pemerintah memperkuat posisi talenta lokal di kancah global.
Kolaborasi juga mencakup penulisan karya bersama lintas negara. Saniyah menjadi salah satu contoh talenta Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Ia tercatat pernah meraih prestasi di ajang Asia’s Got Talent 2019. Saniyah juga berpartisipasi dalam Veiled Cup Korea Selatan.
Capaian tersebut menunjukkan potensi musisi Indonesia di panggung global, audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan talenta musik Indonesia. Pemerintah menyatakan kesiapan untuk terus membuka panggung kolaborasi global bagi musisi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....