Menhaj Gus Irfan Ungkap Rahasia Keberhasilan Transformasi Layanan Haji 2026
- 14 Jun 2026 06:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemulangan jemaah haji Indonesia memasuki fase akhir
- Sebanyak 221 ribu jemaah dijadwalkan pulang hingga 1 Juli 2026
- Kemenhaj memperkuat pengawasan untuk mencegah keberangkatan haji ilegal
RRI.CO.ID, Jakarta – Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah memasuki fase akhir pemulangan jemaah ke Tanah Air. Proses pemulangan tersebut dijadwalkan selesai sepenuhnya pada 1 Juli 2026.
Sebanyak 221 ribu jemaah haji secara bertahap mulai kembali ke kampung halaman. Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, mengapresiasi kelancaran operasional perdana pelaksanaan ibadah haji tahun ini.
“Kami berhasil mengelola operasional haji di tengah masa transisi yang singkat,” ujarnya, Sabtu 13 Juni 2026. Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada September 2025.
Menurut Gus Irfan, panggilan akrabnya, persiapan operasional sempat menghadapi tantangan akibat konflik geopolitik di Timur Tengah. Ketegangan di kawasan tersebut meledak hanya sekitar satu setengah bulan sebelum pemberangkatan kelompok terbang (kloter) pertama.
Salah satu langkah inovasi yang dilakukan Kemenhaj adalah menempatkan musyrif diny (tim ulama) di hotel. Hal ini bertujuan untuk memberikan bimbingan spiritual langsung secara merata kepada jemaah.
Aspek transparansi juga diperkuat melalui kolaborasi erat bersama aparat penegak hukum. Sinergi tersebut berhasil mencegah keberangkatan 550 calon haji ilegal pada tahun ini.
Evaluasi menyeluruh operasional haji akan mulai dilakukan pada Sabtu 20 Juni 2026. "Pondasi yang terbangun akan terus kami perkokoh demi perlindungan jemaah,” kata Gus Irfan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....