Kemenhaj Ajukan Penguatan Anggaran untuk Layanan Haji 2027
- 11 Jun 2026 12:22 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenhaj mulai mempersiapkan operasional ibadah haji 2027 lebih awal dan mengusulkan penguatan anggaran untuk peningkatan kualitas pelayanan.
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah (Kemnehaj) mulai menyiapkan penyelenggaraan ibadah haji 2027 bersamaan dengan pemulangan jemaah haji tahun ini. Hal itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, pada rapat kerja dengan Komisi VIII DPR.
Pada kesempatan itu Menhaj mengusulkan penguatan anggaran untuk program kerja mendatang. Menurut dia, kebijakan ini diambil setelah mengevaluasi catatan operasional di lapangan selama penyelenggaraan ibadah haji 2026.
Selain itu, dinamika kebijakan internasional juga menjadi bahan pertimbangan penting. “Anggaran tahun depan diarahkan untuk memperkuat tata kelola haji,” ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.
Menhaj menegaskan upaya tersebut tentunya berorientasi penuh pada pemenuhan kebutuhan jemaah. Salah satunya melalui transformasi kelembagaan yang menjadi salah satu fokus utama.
Selain itu, Kemenhaj juga memprioritaskan pengembangan sistem digital. Menhaj mengatakan sistem terintegrasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang lebih efektif bagi jemaah," katanya. Menurut Menhaj, pihaknya merasa optimistis pelayanan haji aman dan nyaman dapat terwujud.
“Sinergi bersama DPR menjadi modal utama kelancaran program tersebut,” ujarnya. Sedangkan tata kelola yang akuntabel, lanjut Menhaj, diharapkan memberi kemaslahatan bagi umat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....