Jemaah Haji Gelombang Kedua Jangan Paksakan Arbain di Madinah
- 10 Jun 2026 23:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jemaah haji gelombang kedua diimbau membatasi aktivitas tambahan di Madinah
- Jemaah lansia dan risiko tinggi dilarang memaksakan ibadah Arbain
- Petugas memperketat izin wisata kota demi menjaga kesehatan jemaah
RRI.CO.ID, Madinah - Jemaah haji Indonesia gelombang kedua diimbau membatasi aktivitas tambahan selama di Madinah. Imbauan ini bertujuan menjaga kondisi fisik jemaah setelah menyelesaikan puncak haji.
Kepala Sektor 5 Madinah Elfi Ryani meminta jemaah tidak memaksakan diri mengejar Arbain. "Ibadah untuk mengejar arbainnya tidak disarankan, khususnya bagi lansia dan jemaah risiko tinggi," kata Elfi kepada Media Center Haji (MCH) di Madinah, Arab Saudi.
Larangan serupa berlaku untuk kegiatan wisata kota atau city tour tanpa izin resmi. Petugas akan memeriksa kondisi kesehatan para peserta sebelum memberikan izin kegiatan luar hotel.
Selain membatasi kegiatan, jemaah juga diingatkan untuk mewaspadai cuaca panas Madinah. Menurutnya, cuaca panas berpotensi menyebabkan dehidrasi bagi jemaah yang beraktivitas di luar ruangan.
Untuk itu, jemaah diminta tetap rutin meminum air dan vitamin meskipun tidak merasa haus. Kasus infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA mulai dilaporkan menyerang sejumlah jemaah.
"Untuk ISPA kami sarankan memakai masker ke mana-mana. Pemakaian masker bahkan dianjurkan di dalam kamar hotel jika jemaah mulai batuk," ujarnya.
Sementara itu, pelayanan penempatan kamar pada gelombang kedua ini diklaim lebih cepat. Penentuan kamar kini diserahkan penuh kepada otoritas sektor, bukan lagi dari Siskohat.
Petugas juga menempelkan nama jemaah pada setiap pintu kamar hotel. Inovasi ini membuat jemaah bisa langsung beristirahat tanpa kebingungan saat tiba.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....