Lonjakan Jemaah Perempuan Picu Desakan Penambahan Toilet Armuzna

  • 07 Jun 2026 22:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sekretaris Amirul Hajj memuji kualitas pelayanan bagi jemaah haji perempuan Indonesia
  • Antrean toilet perempuan di Armuzna dinilai terlalu panjang akibat keterbatasan fasilitas
  • Pemerintah didorong menegosiasikan penambahan toilet karena jumlah jemaah perempuan mendominasi

RRI.CO.ID, Madinah - Sekretaris Amirul Hajj Ilfi Nur Diana mengapresiasi pelayanan jemaah haji perempuan Indonesia. Fasilitas pelayanan tersebut dinilai sangat bagus dan memuaskan para jemaah.

Para jemaah perempuan mengaku merasa sangat terlayani dengan sangat baik. Kondisi tersebut membuat mereka merasa seperti bukan jemaah haji reguler, ucapnya.

Hal itu disampaikannya setelah berdiskusi langsung dengan jemaah beberapa waktu lalu. Diskusi dilakukan sejak sebelum, saat, hingga pasca-puncak ibadah haji di Armuzna.

Meski pelayanan sudah bagus, Nur Diana memberikan catatan evaluasi penting terkait fasilitas. Antrean toilet jemaah perempuan di wilayah Armuzna dinilai masih terlalu panjang, katanya.

Pemerintah Indonesia harus bernegosiasi dengan Arab Saudi untuk menambah jumlah toilet.

Jumlah jemaah haji perempuan tahun ini tercatat lebih banyak dibanding pria.

Selisih jemaah perempuan mencapai 5,8 persen dari total 202 ribu jemaah. Secara rinci, jumlah jemaah wanita lebih banyak sebelas ribu orang, ujarnya.

Jemaah perempuan membutuhkan fasilitas toilet lebih banyak karena faktor kesehatan reproduksi. Terlebih lagi, mayoritas jemaah wanita yang berangkat saat ini berusia produktif.

Masalah siklus bulanan membuat perempuan membutuhkan waktu lebih lama di toilet. Mereka juga memerlukan pasokan air yang lebih banyak dibanding jemaah pria, katanya, menegaskan. (MCH)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....