Timwas DPR Pastikan Kesiapan Madinah Sambut Gelombang Jemaah Haji

  • 02 Jun 2026 15:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Timwas Haji DPR memastikan kesiapan Daker Madinah menerima hampir 100 ribu jemaah.
  • Jemaah mulai bergerak dari Makkah ke Madinah pada 7 Juni 2026.
  • Timwas meminta seluruh jemaah mendapat kesempatan masuk Raudah dan berziarah.

RRI.CO.ID, Madinah – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI memastikan kesiapan Daerah Kerja (Daker) Madinah dalam melayani jemaah haji Indonesia. Kesiapan tersebut menjadi penting menjelang kedatangan gelombang jemaah dari Makkah mulai 7 Juni 2026.

Anggota Timwas Haji DPR RI, Saan Mustopa, mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan jajaran Daker Madinah. Pertemuan tersebut bertujuan memastikan seluruh layanan berjalan optimal bagi hampir 100 ribu jemaah Indonesia.

"Pertemuan ini memastikan kesiapan Daker Madinah untuk menerima kedatangan para jemaah haji dari Makkah yang jumlahnya hampir 100.000 orang. Mereka akan mulai tiba tanggal 7 Juni yang akan datang," kata Saan di Arab Saudi dalam keterangan tertulis dikutip Selasa, 2 Juni 2026.

Menurutnya, Timwas DPR memberikan perhatian khusus terhadap layanan ibadah selama jemaah berada di Madinah. Hal itu terutama terkait kesempatan beribadah di Raudah dan berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

"Tadi kita memastikan agar Kadaker bisa memastikan seluruh jemaah ini bisa masuk semua ke Raudah. Sehingga semua berkesempatan untuk ziarah ke makam Nabi," ujarnya.

Menurutnya, pengalaman Daker Madinah saat melayani kedatangan jemaah pada fase awal haji menjadi bekal penting. Berbagai evaluasi yang telah dilakukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan pada fase berikutnya.

Ia optimistis seluruh layanan dapat berjalan dengan baik selama masa operasional di Madinah. Menurutnya, Daker Madinah telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan jemaah dari Makkah.

"Secara keseluruhan, kesiapan dari Kadaker memang sudah sangat siap. Siap untuk melayani para jemaah dengan baik di Madinah ini," ucap Saan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....