Saudi Pastikan Haji Bebas Wabah Penyakit

  • 30 Mei 2026 18:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi menyatakan tidak ada wabah penyakit selama musim haji 1447 H/2026 M
  • Kondisi kesehatan jemaah dilaporkan stabil dan terkendali
  • Tingkat penggunaan payung oleh jemaah mencapai 79 persen

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Kesehatan Arab Saudi menyatakan tidak terdapat laporan wabah penyakit maupun ancaman kesehatan yang signifikan selama pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Kondisi kesehatan jemaah secara umum dinilai stabil berkat dukungan sistem layanan kesehatan yang terintegrasi dan berjalan efektif.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Abdulaziz Abdulbaqi, mengatakan stabilitas kesehatan jemaah ditopang oleh layanan kesehatan yang beroperasi secara menyeluruh di berbagai lokasi penyelenggaraan haji.

Ia juga menyebut tingkat kepatuhan jemaah dalam menggunakan payung mencapai 79 persen. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk mengurangi paparan langsung sinar matahari di tengah cuaca panas.

Layanan Kesehatan Capai Jutaan Penanganan

Hingga 10 Zulhijah 1447 H, jumlah layanan kesehatan yang diberikan kepada jemaah telah melampaui 1,2 juta layanan. Capaian itu mencerminkan besarnya upaya yang dilakukan otoritas kesehatan selama musim haji.

Data Kementerian Kesehatan Saudi menunjukkan sebanyak 49.900 jemaah menerima layanan di pusat kesehatan dan unit perawatan darurat. Selain itu, instalasi gawat darurat menangani 41.700 kasus dan klinik rawat jalan melayani 14.500 pasien.

Sebanyak 4.900 kasus menjalani perawatan di rumah sakit. Tenaga medis juga melakukan 29 operasi jantung terbuka, 251 prosedur kateterisasi jantung, serta 337 tindakan operasi lainnya.

Tim kesehatan turut menangani 466 kasus kelelahan akibat panas melalui layanan lapangan yang dirancang untuk memberikan respons cepat dan intervensi medis di lokasi.

Imbauan Perawatan Kaki Jemaah

Pusat layanan terpadu 937 menerima lebih dari satu juta panggilan selama musim haji. Tingginya angka tersebut menunjukkan pemanfaatan layanan kesehatan yang aktif oleh masyarakat dan jemaah.

Kementerian Kesehatan Saudi juga mengingatkan jemaah untuk rutin memeriksa dan merawat kondisi kaki selama beraktivitas di Mina. Jemaah dianjurkan menggunakan alas kaki yang nyaman serta menjaga kebersihan kaki dengan mencuci dan mengeringkannya secara menyeluruh, terutama di sela-sela jari.

Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah pencegahan cedera yang dapat terjadi akibat aktivitas berjalan kaki dalam rangkaian ibadah haji di tengah suhu udara yang tinggi.

Secara keseluruhan, otoritas kesehatan Arab Saudi menilai sistem layanan kesehatan selama musim haji berjalan optimal dan mampu mendukung kebutuhan medis jemaah secara aman serta modern. (MCH)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....