Jamarat Tampung 300 Ribu Jemaah per Jam
- 30 Mei 2026 18:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jamarat mampu menampung lebih dari 300.000 jemaah per jam
- Fasilitas ini mendukung kelancaran dan keamanan ritual lontar jumrah
- Kompleks modern memiliki panjang 950 meter dan lebar 80 meter
RRI.CO.ID, Mina – Fasilitas Jamarat di Mina kini mampu menampung lebih dari 300.000 jemaah haji setiap jam. Peningkatan kapasitas tersebut mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan ritual lontar jumrah selama musim haji.
Berdasarkan laporan Arab News, Jumat (29/5/2026), Jamarat menjadi salah satu proyek pengembangan infrastruktur terbesar yang dilakukan Arab Saudi di kawasan suci. Setiap tahun, jutaan jemaah dari berbagai negara memadati area tersebut untuk menjalankan ibadah lontar jumrah.
Sebelum direvitalisasi, kawasan Jamarat hanya terdiri atas pilar-pilar batu yang berada di area sempit dengan akses terbatas. Kondisi tersebut kerap memicu kepadatan saat jumlah jemaah terus meningkat dari tahun ke tahun.
Transformasi Infrastruktur Modern
Saat ini, Jamarat telah berkembang menjadi kompleks modern sepanjang 950 meter dengan lebar 80 meter. Bangunan lima lantai itu dilengkapi jembatan multiarah, jalur masuk dan keluar terpisah, pintu darurat, sistem pendingin udara, serta teknologi pemantauan untuk mengatur arus jemaah.
Fasilitas tersebut juga didukung 386 eskalator yang tersebar di 11 bangunan. Keberadaan sarana itu membantu mobilitas jemaah selama menjalankan ritual lontar jumrah.
Sistem Pengawasan Terpadu
Operasional kompleks Jamarat dijalankan melalui sistem manajemen terpadu selama 24 jam. Petugas bertugas menjaga keselamatan jemaah sekaligus memberikan layanan kesehatan dan bimbingan dengan dukungan aparat keamanan serta instansi pelayanan haji lainnya.
Berbagai layar informasi multibahasa dan kamera pengawas modern dipasang di sejumlah titik strategis. Teknologi tersebut membantu mengendalikan kepadatan serta meningkatkan aspek keselamatan jemaah.
Menjelang musim haji tahun ini, Kidana Development Co selaku pelaksana proyek di bawah Komisi Kerajaan untuk Kota Makkah dan Kawasan Suci terus melakukan pemeliharaan serta peningkatan fasilitas.
Perusahaan tersebut mengoperasikan sistem teknologi yang mencakup 340 eskalator dan 682 kamera pengawas digital untuk memantau pergerakan jemaah. Selain itu, tersedia 228 kendaraan golf cart guna mendukung mobilitas jemaah dan petugas di area kompleks.
Dengan berbagai pengembangan tersebut, Jamarat kini menjadi fasilitas yang mampu mengakomodasi pergerakan jemaah dalam jumlah besar secara lebih aman, tertib, dan efisien selama pelaksanaan ibadah haji. (MCH)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....