Pemerintah Siagakan 19 Mobil Golf Bantu Mobilitas Jemaah Haji Indonesi
- 29 Mei 2026 16:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jemaah Haji Indonesia berada di Mina 11 Zulhijah 1447 H/ 28 Mei hingga 13 Zulhijah 1447 H/31 Mei 2026
- Kementerian Haji dan Umrah RI mengerahkan 19 unit mobil golf di Mina untuk membantu jemaah Haji Indonesia
- Pemerintah juga mengerahkan 1.356 petugas Satgas Mina diberbagai titik krusial
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mengerahkan 19 mobil golf atau golf car untuk membantu jemaah haji Indonesia. Armada disiagakan di titik strategis sekitar area Jamarat.
Mobil golf difungsikan membantu jemaah yang mengalami kelelahan pasca lontar jumrah. Layanan diprioritaskan bagi lansia dan jemaah dengan kondisi fisik lemah.
Juru Bicara Kemenhaj RI, Maria Assegaff, menyebut layanan memperkuat perlindungan jemaah. Armada bergerak aktif terutama di pintu keluar Jamarat.
“Mobil golf membantu jemaah kelelahan dan lansia pasca lontar jumrah. Armada juga melayani jemaah yang terpisah dari rombongan,” kata Maria dalam keterangan pers, Jumat, 29 Mei 2026.
Pemerintah juga mengerahkan 1.356 petugas Satgas Mina di berbagai titik strategis. Petugas ditempatkan di jalur utama menuju kawasan Jamarat.
Titik pengamanan meliputi Jalan 616, Jalan 533, dan terowongan Muaisin. Pos petugas juga disiagakan dekat Mina Al Wadi Hospital.
Menurut Maria, petugas bertugas mengatur arus pergerakan jemaah menuju lokasi lontar jumrah. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan selama puncak ibadah haji.
Pemerintah mengimbau jemaah tetap mengikuti jalur resmi yang telah disediakan petugas. Jalur tersebut disiapkan untuk mengurangi risiko kepadatan dan kecelakaan.
“Jemaah diminta tidak berangkat sendiri menuju Jamarat saat lontar jumrah. Seluruh pergerakan harus dilakukan bersama rombongan dan pendamping,” ujarnya.
Pemerintah juga mengingatkan jemaah tidak mengikuti ajakan lontar jumrah di luar jadwal. Jemaah diminta mematuhi arahan ketua kloter dan petugas lapangan.
Pengaturan jalur dan layanan mobilitas diharapkan memperkuat keamanan jemaah Indonesia. Langkah itu juga membantu memperlancar arus pergerakan selama fase puncak haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....