Wukuf di Arafah, Ulama Ingatkan Esensi Haji Mabrur
- 26 Mei 2026 16:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Jemaah diajak memperbanyak zikir, doa, dan memohon ampunan kepada Allah pada saat Wukuf di Arafah.
- Haji mabrur disebut ditandai perubahan hidup, kelembutan hati, dan kepedulian sosial.
- Arafah juga menjadi wadah pembelajaran tauhid, persaudaraan, dan persatuan umat.
RRI.CO.ID, Makkah – Jemaah haji Indonesia hari ini berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan inti ibadah wukuf. Suasana agung dan khidmat menyelimuti jutaan umat Muslim yang hadir dengan mengenakan pakaian ihram putih.
K.H. Asep Saifuddin Chalim bertindak sebagai khatib yang menyampaikan khutbah wukuf di hadapan jemaah Indonesia. Beliau mengajak seluruh hamba menundukkan hati serta mengakui segala kelemahan diri di hadapan Allah.
"Di tempat ini, air mata taubat lebih berharga daripada kemegahan dunia, kedudukan tidak membuat seseorang lebih tinggi. Harta tidak membuat seseorang lebih mulia, dan jabatan tidak membuat seseorang lebih dekat kepada Allah," ujarnya dalam Khutbah Wukuf di Arafah, Selasa, 26 Mei 2026.
Kiai Asep menekankan, waktu mulia ini harus diisi penuh dengan zikir serta doa. Beliau juga menyerukan jemaah memohon ampunan agar meraih predikat haji mabrur yang berbalas surga.
Beliau mengingatkan bahwa haji mabrur ditandai oleh perubahan hidup berupa kelembutan hati dan kesantunan lisan. Oleh-oleh haji terbaik bukanlah barang melainkan peningkatan ketakwaan yang bermakna bagi sesama manusia.
"Haji mabrur bukan hanya selesai manasik. Haji mabrur adalah perubahan hidup yang akan menampakkan diri pada wujud hati yang lebih lembut," katanya.
Hati yang lembut sebagaimana dimaksud yakni ibadah yang lebih terjaga, lisan yang lebih santun, sikap sabar dan bijak. Serta kepedulian yang nyata dalam kehidupan.
Arafah, kata Kiai Asep, adalah tempat yang mengajarkan tauhid. Sesuai kalimat talbiyah "Labbaika Allahuma Labbaik" yang selalu bergema, mengajarkan bahwa hidup harus selalu kembali kepada Allah.
Tempat ini juga menjadi wadah belajar tentang nilai persaudaraan tanpa memandang perbedaan bahasa maupun warna kulit. Melalui ibadah wukuf di Arafah ini, jemaah dilatih untuk saling menghormati dan menjaga persatuan bangsa Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....